REAKSIMEDIA.COM | Halmahera Utara – Dalam upaya meningkatkan standar pelayanan dan kepatuhan regulasi di sektor kelautan, Balai BP3D Tobelo menggelar pertemuan strategis bersama instansi maritim lintas sektor pada Senin (26/01/2026). Bertempat di Lantai 2 Kantor Balai BP3D, Desa Wosia, pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi optimalisasi fasilitas perikanan dan penegakan aturan bagi pemilik kapal serta nakhoda di wilayah Halmahera Utara.
Fokus Utama: Optimalisasi Fasilitas dan Pelayanan
Kepala Balai Pelabuhan BP3D, Rizal Kasim, menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas yang telah tersedia, khususnya Pasar Higienis dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Dalam arahannya, beliau memaparkan rencana pengembangan infrastruktur tambahan guna mendukung aktivitas ekonomi nelayan agar lebih modern dan tertata.

BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi
Menanggapi dinamika cuaca saat ini, Kepala BMKG Halmahera Utara, Muhamad Riva N, memberikan peringatan khusus mengenai potensi cuaca ekstrem yang sedang melanda beberapa wilayah Indonesia, termasuk perairan Halmahera Utara.
“Kami mengimbau para nakhoda untuk selalu memantau info BMKG secara berkala. Saat ini, potensi angin kencang dan tinggi gelombang dapat berubah sewaktu-waktu. Keselamatan adalah prioritas utama sebelum memutuskan untuk bertolak,” tegas Riva.
Sinkronisasi Regulasi Pelayaran dan Pengawasan
Pernyataan BMKG tersebut diperkuat oleh Syahbandar Perikanan Tobelo Wilayah II, Nurfawan Pobela. Beliau menegaskan bahwa evaluasi laporan kinerja kesyahbandaran akan sangat bergantung pada kepatuhan nakhoda terhadap peringatan cuaca. Syahbandar tidak akan ragu untuk menunda keberangkatan kapal demi keselamatan pelayaran jika kondisi alam tidak memungkinkan.
Sejalan dengan itu, perwakilan PSDKP Halmahera Utara, Ahmad Yani, S.Pi., mengingatkan bahwa ketaatan terhadap izin dan regulasi bukan hanya soal administratif, tetapi juga mempermudah pengawasan dan perlindungan bagi nelayan saat terjadi situasi darurat di laut.
Sesi Dialogis dan Penutup
Kegiatan yang juga dihadiri oleh unsur Sat Polairud Polres Halmahera Utara dan Danpos Marnit DitPolairud Polda Malut ini diisi dengan sesi tanya jawab interaktif. Para pemilik kapal dan nakhoda berkesempatan menyampaikan aspirasi langsung kepada para pemangku kebijakan. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas stakeholder maritim di Tobelo.
Laporan : Edwin Tatipang
Tags: halmahera utara
-
Exit Meeting Pemeriksaan Tim BPK RI TA 2022 di Kodiklatad
-
Deklarasi Anti Bullying di SMKN 5 Kendal
-
The Virgin “Tak Setia” Single Terbaru di Tahun 2023
-
Kapolda Jateng dan Ganjar Tinjau Sentra Vaksinasi HIPPINDO di Undip
-
Bupati Tapsel Berharap Peringatan Isra’ Mi’raj 1445 H Dapat Mempersatukan Umat
-
Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Polisi Minta Masyarakat Selalu Patuhi Prokes
-
Asik Nyabu Dua Anggota Satpol PP Muaro Jambi di Diciduk Satresnarkoba Polres Muaro Jambi
-
Pelayanan Kesehatan Gratis Secara Rutin Diberikan Oleh Satgas Yonif 131/Brs Kepada Warga di Perbatasan Papua
-
Pemkab Pinrang, Kembali Terima Penghargaan dari Pemprov Sulsel
-
Sinergitas TNI – POLRI Wilayah Hukum Polsek Cibinong Polres Bogor melakukan patroli antisipasi tawuran dan pelajar yang bolos sekolah Beri Pesan Kamtibmas


