REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan langkah PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengakuisisi PT Jembatan Nusantara (JN) merupakan momentum bersejarah bagi industri penyeberangan Indonesia. Oleh karenanya, Erick menyambut positif penandatanganan Sales Purchasement Agreement (SPA) PT Jembatan Nusantara antara PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan PT Mahkota Pratama dan PT Indonesia VIP selaku pemilik saham PT Jembatan Nusantara.
“Ini salah satu wujud transformasi yang dilakukan ASDP menjadi operator pelayanan transportasi publik yang andal dan mumpuni, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik di seluruh Indonesia,” ujar Erick, Kamis (3/3).
Sebagai negara kepulauan, ucap Erick, peningkatan fasilitas dan pelayanan dari industri perkapalan, pelabuhan, maupun penyeberangan, merupakan sebuah keharusan. Hal ini selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam peningkatan akses layanan penyeberangan.
Erick menilai akuisisi tersebut kian memantapkan posisi ASDP sebagai operator dengan armada terbesar di Indonesia, bahkan dunia. Melalui akuisisi tersebut, lanjut Erick, ASDP mendapatkan tambahan 53 unit armada dan mengoperasikan 6 lintasan Long Distance Ferry (LDF) sehingga total armada ASDP kini mencapai 219 unit kapal.
“Kita berharap akuisisi ini tak sekadar menambah portofolio perusahaan, melainkan juga mampu meningkatkan daripada kontribusi ASDP kepada negara, dan utamanya untuk masyarakat,” ungkap mantan Presiden Inter Milan tersebut.
Erick mengatakan akuisisi merupakan salah satu langkah transformasi ASDP menuju Initial Public Offering (IPO) atau penawaran umum saham perdana pada tahun ini. Dengan Go Public, Erick menyebut ASDP akan mendapatkan pendanaan untuk melakukan investasi atau memperbaiki armada kapal penyeberangan. Pasalnya, ungkap Erick, rata rata usia kapal ASDP sudah cukup tua dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jasa.
“Saya selalu menekankan ASDP untuk tetap menjaga standarisasi keselamatan dan pelayanan yang prima kepada seluruh pengguna jasa,” pesan Erick.
Erick juga meminta ASDP tetap meneruskan inovasi, seperti yang telah dilakukan dalam layanan pembelian tiket ferry berbasis daring, Ferizy. Erick mengapresiasi layanan Ferizy yang merupakan bentuk transformasi digitalisasi ASDP dalam memberikan kemudahan kepada pengguna jasa penyeberangan untuk melakukan reservasi dan pembelian tiket secara daring.
“Tantangan disrupsi saat ini dan ke depan harus diantisipasi oleh ASDP denga.n terus mengedepankan inovasi dan teknologi,” kata Erick menambahkan.
Sumber Umi Gita Nugraheni – Subkoordinator Hubungan Masyarakat Kementerian BUMN
Tags: jakarta
-
DPRD kabupaten Pinrang menggelar Paripurna persetujuan Bersama Pemerintah Daerah Tahun anggaran 2022
-
Walikota Padang Sidimpuan, Irsan Efendi Nasution, SH Tutup Secara Resmi Kompetisi Bola Voli Samora Cup 2022
-
Memperingati HAKORDIA 2021 Ormas LAKI Aceh Timur Minta Penegak Hukum Serius Berantas Korupsi
-
Bantu Kesulitan Masyarakat, Danrem 071/Wijayakusuma Serahkan Kios TNI AD
-
Kapolres Bogor Jalin Silaturahmi Bersama LSM-Ormas Kabupaten Bogor
-
Fajar Alam: Dari Aspek Minim Bencana Alam, Kaltim Pilihan Untuk IKN
-
Bank Sulselbar Cabang Pinrang Menyerahkan Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Kepada Wakil Bupati Drs.H.Alimin, M.Si
-
Presiden Tegaskan Tidak Ada Penghapusan dan Pengalihan Pelanggan Listrik Daya 450 VA
-
Anggota Satgas Yonif 144/JY Membantu Warga Buka Lahan Pertanian di Batas Negeri
-
Optimis Dengan Doktrin TNI, Dandim 1805/Raja Ampat Berapi-Api Memotivasi Kepada Anggota Satgas


