Andi Dahlia Dandi,SE.M.Ap; Bappedalibagda Kabupaten Pinrang Luncurkan Aplikasi SRIKANDI

REAKSIMEDIA.COM | Pinrang – Pemerintah Daerah Kabupaten Pinrang mengupayakan pengimplementasian pelayanan administrasi pemerintahan berbasis elektronik. Pelayanan tersebut meliputi bidang perencanaan, penganggaran, keuangan, pengadaan barang dan jasa, kepegawaian, kearsipan, pengelolaan barang milik negara, pengawasan, akuntabilitas kinerja dan layanan lain sesuai dengan kebutuhan internal.

Hal ini disampaikan Sekretaris Bappedalibagda Andi Dahlia Dandi dalam sambutannya pada acara pertemuan rapat Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) di Pinrang yang bertempat di Ruang kantor Bappedalibagda Kabupaten Pinrang Selasa (14/1/25).

Menurut Andi Dahlia Dandi Sekertaris, sebagai bentuk efisiensi, dilakukanlah penerapan aplikasi sistem kearsipan berbasis elektronik yang dinamakan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI). Aplikasi yang berlaku nasional tersebut dikembangkan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) bekerjasama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB), Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Aplikasi Srikandi ini dapat diakses melalui komputer ataupun mobile phone sehingga layanan kearsipan seluruh unit kerja di lingkungan Pemda kabupaten Pinrang, baik administrasi hingga persuratan dapat dilakukan secara berkualitas, aman, cepat, mudah terjangkau, terukur, efektif dan efisien,” ujar sekertaris.

Untuk itu, perlu dilakukan pembekalan terutama kepada peserta Bimtek dari tiap perangkat daerah, agar bisa menularkan pengetahuan yang didapat kepada kawan-kawan yang lain. Terutama bagaimana cara mengakses data-data kearsipan agar memudahkan kita dalam mencari informasi yang diinginkan.

“Dengan demikian, tentunya kita harus mempersiapkan diri jangan sampai kita menjadi gaptek. Mengapa? Karena kita tidak bisa mengakses setiap informasi yang kita inginkan tersebut. Untuk itu, kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk dalam mengakses Srikandi,” katanya.

“Kuncinya adalah, mau, tahu dan mampu. Dan untuk mengakomodir ketiga hal tersebut dalam diri kita, saya yakin kita akan bersikap profesional dan proporsional,” tegasnya.

Baca juga:  Kodim 0428/MM Optimasi Lahan Rawa Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sekertaris Andi Dahlia Dandi, SE.M.AP mendefinisikan aplikasi Srikandi sebagai patriot, pejuang atau orang-orang hebat, sehingga aplikasi ini haruslah diimplementasikan sesuai dengan namanya di setiap instansi kerja, mulai dari proses kearsipan, tata naskah dinas, dan tata persuratan dilakukan secara dinamis terintegrasi.

Akan tetapi disisi lain, dalam mewujudkan aplikasi elektronik ini menurutnya memiliki sejumlah kendala, semisal jaringan internet yang kurang mendukung, kebutuhan sarana dan prasarana, termasuk membutuhkan SDM yang profesional.

Sementara itu, Kepala Bappedalibagda Kabupaten Pinrang H.Andi Fahruddin Renreng mengatakan, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik ini berdasarkan PP No 95 Tahun 2018, dan sebagai dasar kegiatan saat ini juga telah ada, yang berarti aplikasi ini akan segera di dimulai. Hal ini tentunya membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh peserta rapat.

“Kegiatan arsip secara nasional dan insyaAllah kabupaten Pinrang juga akan launching pada tanggal mendatang,” ungkap Kepbad H.Andi Fahruddin Renreng.

Ia mengharapkan dengan diadakannya Bimtek ini, peserta dari berbagai instansi dapat memahami bagaimana cara membuat akun dan menjalankan aplikasi, serta berpartisipasi aktif mengimplementasikan penerapan e-arsip terintegrasi (Srikandi) di tiap Perangkat Daerah.

Laporan : Mussin Jack

Tags: