REAKSIMEDIA.COM | Muakan Petinggi – Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY Tunaikan bayar Zakat fitrah ke rumah warga di desa Muakan Petinggi Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang Kalbar.
Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas Letkol Inf Andri Suratman dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Minggu (1/5/22).
Zakat fitrah merupakan zakat wajib yang dikeluarkan umat Islam baik laki-laki, perempuan, dewasa, atau anak-anak sebagai bentuk santunan ke fakir miskin.
Seperti yang dilakukan oleh anggota Satgas pos Muakan Petinggi langsung bayar Zakat fitrah ke fakir miskin dengan mendatangi ke rumah warga,sebagian ada juga anggota Satgas dengan menyerahkan ke masjid atau panitia zakat.

Dikatakannya Pak Joko Selaku Tokoh Agama ” membayar zakat fitrah boleh dengan langsung menyerahkan ke fakir miskin dan boleh juga langsung ke masjid atau panitia zakat, kami mengucapkan terimakasih banyak atas zakat fitrah dari bapak-bapak Satgas yang telah menyalurkan langsung ke warga kami”, imbuhnya.
Sertu Arisko beserta tiga rekannya “di penghujung bulan ramadhan 1443 H kami laksanakan tunaikan kewajiban bayar zakat fitrah dengan menyambangi ke rumah warga yang berhak menerima”, pungkasnya.
Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan selalu mengedepankan protokol kesehatan”.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar.
Sumber : Pen Yonif 144/JY.
Tags: muakan petinggi
-
2 Pelaku Curat Diamankan Unit Reskrim Polsek Kedungwuni
-
Warning! Muh. Nur Ketua PWI Kabupaten Pinrang Pada Raker PWI Pinrang Tahun 2023
-
Bentuk Karakter Dan Sikap Disiplin, Babinsa Koramil 1710-06/Agimuga Latih PBB Pelajar SMPN Agimuga
-
Hari Bahagia Bagi Danrem 042/Gapu Putri Diwisuda Secara Virtual
-
Ikut RPL Desa, Ratusan Perangkat Desa Resmi Raih Gelar Sarjana
-
Jokowi, Erick, Ganjar, Gibran, Kompak CFD-an di Solo Pagi ini
-
Antusias Dandim 0428/ MM Letkol Czi Rinaldo Rusdi SIP Tonton Pertandingan Bola Bupati Cup 2022
-
Sertijab Kabag Log, Kasat Samapta dan Kapolsek Kesesi Polres Pekalongan
-
Simulasi Satgas Quick Respon Laka Lantas di Polresta Cilacap
-
Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Jawa Barat : Pernyataan Rektor ITK Dianggap Rasis, Provokatif, Diskriminatif dan Islamophobia

