REAKSIMEDIA.COM | Bandung Barat – Banyaknya jumlah desa mandiri di Kabupaten Bandung Barat adalah hasil dari kreativitas dan terobosan masyarakat setempat dalam memanfaatkan sumber daya alamnya secara inovatif.
Hal itu merupakan syarat mutlak sebuah kabupaten/wilayah untuk dapat dijadikan sebagai percontohan desa mandiri di berbagai pelosok desa di Indonesia.
Demikian yang disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto dalam kunjungan kerjanya bersama Utusan Khusus Presiden, Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, di Desa Kertamulia, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (15/11/2024).
“Nah, saya melihat itu di Bandung Barat, dari 165 Desa, ada 100 desa mandiri dan 65 desanya maju. Artinya, Bandung Barat ini luar biasa dan saya ingin mereplikasi ini untuk desa-desa yang lain, seperti Desa Kertamulia ini ada wisata kulinernya,” kata mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Lebih lanjut, Mendes Yandri menjelaskan, desa sejauh ini memiliki segudang persoalan. Namun di samping itu, desa juga memiliki sumber daya alam yang melimpah.
Sehingga sumber daya tersebut dianggap sebagai modal dasar yang nantinya dapat dikelola dan juga dikembangkan demi kepentingan, kelangsungan dan perkembangan di desa secara maksimal dan berkelanjutan.
“Karena tujuh puluh lima ribu penduduk itu banyak sekali loh bu, di desa. Kemiskinan banyak di desa. Pengangguran banyak di desa. Tapi ingat, potensinya banyak juga di desa,” ungkap mantan anggota DPR RI itu.
Mendes Yandri juga meminta agar seluruh pemangku kepentingan melibatkan masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa. Sebab masyarakat adalah elemen krusial untuk mencapai kemajuan berkelanjutan.
Menurutnya, melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan proyek pembangunan, dapat memastikan bahwa pembangunan desa yang dilakukan memenuhi kebutuhan nyata masyarakat dan mendorong kemajuan desa.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa dan masyarakat inilah, masyarakat akan dengan mudah mencapai desa yang mandiri, inklusi dan sejahtera, khususnya dalam menyukseskan program makan siang bergizi.
“Hal ini kita lakukan dalam rangka menyukseskan program-program Pak Presiden Prabowo. Dalam hal ini makan siang bergizi,” pungkasnya.
Hadir mendampingi Mendes Yandri dalam kesempatan itu, Sekjen Kemendes PDT, Taufik Madjid, Staff Khusus Menteri, M Afif Zamroni dan beberapa jajaran pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kemendes PDT.
Laporan : Hotma
Sumber : Dayat/Humas
Tags: bandung barat
-
Wakil Bupati dan Kapolres Mukomuko Kunjungi dan Beri Bantuan Kepada Korban Tanah Longsor di Desa Lubuk Gedang
-
Kodam I/BB Siap Dukung Poldasu Berantas Narkotika dan Penyakit Masyarakat
-
Bupati Dolly Bersama BADKO HMI Sumut Lakukan Bakti Sosial di Sipirok
-
Ketua DPD RI Imbau Pemerintah Antisipasi Sanksi Ekonomi Uni Eropa Terhadap Rusia
-
Kemendagri Gelar Internalisasi ASN BerAKHLAK Hadapi Budaya Kerja di Era 4.0
-
Kejatisu Dalami Kasus Proyek SR-MBR PDAM Tirta Lihou
-
Polres Batang Kembali Salurkan Bansos kepada Masyarakat Terdampak Covid-19
-
Dandim 1714/Puncak Jaya Berikan Pengarahan Tentang Lebih Bijak Dalam Menggunakan Media Sosial
-
Wamendes Riza Patria Ajak Warga Desa Optimalkan Program Pencegahan Stunting
-
Semarakkan Hari Bhayangkara ke-76, Polres Gowa Gelar Funbike dan Senam Bersama

