REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko, Bengkulu – Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Mukomuko harus turun dan inspeksi mendadak (sidak) ke stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU). Karena untuk memastikan kebijakan soal pembelian Bahan bakar Minyak (BBM) jenis solar dan Pertalite dapat berjalan sesuai aturan. Dalam beberapa Minggu ini SPBU Mukomuko diramekan beberpa Media tentang masalah pembelian minyak di SPBU. Minta kepada Disperindagkop Agar Masyarakat umum yang akan membeli dengan jerigen diusulkan untuk diberi surat rekomendasi.
“diminta atau turun sidak, karena Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi, dan UKM ditugaskan untuk monitoring dan pengawasan, terutama penjualan minyak di SPBU,” kata ketua Forum Media Muda Mukomuko Zulkifli
Dilanjutnya, pengawasan dalam pendistribusian tersebut perlu ditingkatkan. Terlebih setelah pertalite kini menjadi bahan bakar yang disbubsidi oleh pemerintah.
Dikatakan, dinas terkaiat harus selalu memastikan ketersediaan pertalite di SPBU dapat mencukupi kebutuhan masyarakat. “Distribusinya harus sesuai dengan edaran yang ada. Artinya bahwa pertalite itu tidak boleh dijual dengan drum atau pun jerigen, untuk diperjual-belikan kembali,” tegas Zulkifli
Namun, ada pengecualian bila pertalite mau pun solar dibeli menggunakan jerigen untuk kebutuhan petani atau nelayan Maka, para petani nelayan diperbolehkan, dengan syarat harus memiliki surat rekomendasi dari Dinas Pertanian dan perikanan“Nah berapa kebutuhannya perhari itu, rekomendasinya harus dikeluarkan oleh Dinas Pertanian, dan perikanan” ujarnya.

Untuk kendaraan pengangkut hasil tambang dan perkebunan dengan roda lebih dari 6 bukan merupakan kendaraan yang berhak menggunakan solar subsidi, sehingga diharapkan mereka menggunakan solar non subsidi seperti Pertamina Dex atau Dexlite.
“Ini yang perlu kita pastikan kepada Disperindagkop dan pihak SPBU, bahwa ketersediaan pertalite untuk masyarakat kita cukup. Dan itu tidak boleh diperjual-belikan dengan jerigen dan drum sesuai SE,” pesannya. SE tersebut disosialisasikan melalui penempelan selebaran di tiap-tiap pompa BBM di masing-masing SPBU. Supaya dapat diketahui dan dibaca oleh konsumen.
Ditempat terpisah PLT Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Mukomuko Ruri Irwandi yang dikonfirmasi melalui pesan what’s app terkait kelangkaan BBM di Kabupaten Mukomuko belum memberikan jawaban,”Saya Lagi di bengkulu mas rahmad,” tutupnya mengakhiri.
Kelangkaan BBM Jenis Pertalite di kabupaten Mukomuko harus segera dicarikan jalan keluar dan solusinya, karena kehadiran para pengecer didesa desa juga memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan masyarakat yang membutuhkan bahan bakar dalam pekerjaannya, apalagi jumlah SPBU di kabupaten Mukomuko ini belum mampu mengkover kebutuhan masyarakat kabupaten Mukomuko, sudah waktunya Kabupaten Mukomuko memiliki penambahan SPBU untuk mendukung dan mensuplai kebutuhan BBM untuk masyarakat di Kabupaten Mukomuko.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: mukomuko bengkulu
-
Bertolak ke Jerman, Presiden Jokowi Akan Buka Hannover Messe 2023
-
Mendes Yandri Imbau Perusahaan Swasta Bersinergi Atasi Masalah Kemiskinan Warga Desa
-
Sejumlah Pelanggan Wifi Milik PT. Telkom Di Kecamatan Mangoli Utara Keluhkan Kualitas Fiberhome Yang Makin Buruk Kecepatannya
-
Bank DKI Siap Dukung Sistem Pembayaran LRT Jakarta
-
Kapolri: Polri Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Rekrut Bakomsus di Bidang Gizi dan Akuntansi
-
Sukses Selenggarakan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih, Kemendagri Terima Rekor Dunia MURI
-
Kepala Bakamla RI Jadi Pembicara di Manila Dialogue on South China Sea 2025
-
Peduli Dengan Keamanan Wilayah, Melalui Giat Komsos Danramil 1710-07/Mapurujaya Seru Warga Jaga Kamtibmas
-
Warga Perbatasan Terluka, Personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Sigap Bantu Pengobatan
-
Plt Mendes PDTT Muhajir Effendy Minta Percepatan Penyerapan Anggaran


