REAKSIMEDIA.COM | Padang Pariaman – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mendorong agar hasil bumi dan keringat para petani di desa dikelola dengan semaksimal mungkin untuk dapat merambah ke pasar nasional, bahkan global.
Sebab menurutnya, sejauh ini Kemendes PDT telah banyak melakukan terobosan-terobosan penting khususnya pada sektor pertanian yang berhasil diekspor ke negara-negara tetangga, bahkan ke Eropa, sehingga dapat menambah nilai tambah para petani setempat.
“Mungkin dari 103 desa itu mungkin ada beberapa desa yang punya potensi untuk diekspor. Ya nanti langsung ke negara tujuan, Pak. Selama ini kan petani yang capek, tapi gak dapat duit banyak. Kenapa, karena terlalu banyak tengkulak yang terlalu panjang rantainya itu,” ujar mantan Wakil Ketua MPR RI itu saat bertemu dengan Wali Nagari se-Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, Jumat (3/4/2026).
“Jadi di kami ada program desa ekspor yang sudah banyak kami launching, kami lepas ke negara-negara tujuan. Jadi lepas bendera itu langsung dari desa saya itu, bukan dari pelabuhan,” imbuhnya.
Menteri asal Bengkulu Selatan ini menyampaikan, pemerintah pusat menekankan pentingnya pengelolaan bantuan secara hati-hati, transparan, dan akuntabel oleh pemerintah daerah, terutama dalam merealisasikan program pemberdayaan ekonomi masyarakat di desa.

Sebab tujuan utama dari bantuan itu adalah agar afirmasi pemerintah pusat ke daerah tidak hilang begitu saja tanpa adanya jejak yang jelas, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kemaslahatan masyarakat yang mengelola dan lingkungan di sekitarnya.
“Ini juga akan menjadi legacy Pak Bupati dan Pak DPR RI, dan kita semua. Jadi mohon dengan sangat, sebab kuncinya di kita semua, karena percuma Pak Bupati, Pak DPR keliling pidato program tapi bapak ibu tidak menyambut, tidak mengawal, hilang program itu Pak,” papar mantan Ketua Komisi VIII DPR RI itu.
“Misal dikasih bantuan satu miliar, hilang itu Pak kalau tidak dengan hati. Mungkin sekali panen aja setelah dikasih bantuan itu habis itu mati programnya. Tapi kalau dengan hati komitmen jiwa kita lahir batin, itu bisa Pak.” pungkasnya.
Anggota DPR RI FPAN, Dapil Sumatera Barat II, Arisal Aziz yang juga ikut hadir mengatakan bahwa kehadiran Menteri Desa Yandri Susanto ke Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, banyak hal yang harus didapatkan untuk memperjuangkan keinginan rakyat.
“Kami persilahkan bapak- bapak Wali Nagari untuk bertanya dan menyampaikan langsung ke pak Menteri,”ungkap Arisal Aziz.
Dalam kunjungannya ke Padang Pariaman itu, Mendes Yandri menyempatkan untuk melakukan Salat Jumat di Masjid Syekh Burhanuddin, dan setelah itu dilanjutkan dengan ziarah ke Makam ulama besar sekaligus penyebar Islam terkemuka di Minangkabau itu.
Sumber : Dayat/Humas
Tags: Padang Pariaman
-
Bentuk Transparansi, Sidang Etik Ferdy Sambo Dihadiri Langsung Kompolnas
-
Rayakan HUT ke-8, P2BP Kemendagri Diharapkan Terus Berikan Kontribusi
-
Kinerja Dinilai Baik, Satgas Mafia Tanah Polda Jatim Raih Penghargaan Menteri ATR/BPN
-
ASPHIRASI (Aliansi Pengusaha Haramain Seluruh Indonesia) Sukses Gelar Munas Ke-1
-
PPKM Level III Diperpanjang, Tripika Kec. Tombolopao Kompak Turun Tangan Melakukan Ops Yustisi
-
Tasyakuran Hari Bhayangkara ke-76, Kapolres Demak Sebut Polri Akan Terus Melakukan Perbaikan Kinerja
-
Gus Halim Tegaskan Santri Harus Jadi Pelopor Indonesia Emas 2045
-
Mengawali Tugas Pengamanan Unras dengan Apel Pengecekan Serta Arahan Dari Ka Pam Obyek
-
Mendes Yandri: Munas APDESI Harus Guyub, Fokus Wujudkan Program Prioritas Presiden
-
Pengawasan Pembangunan Sarpras, ZidamXII/TPR Bersosialisasi Dengan Masyarakat Sambas

