REAKSIMEDIA.COM | Pinrang – Bupati Pinrang, H. A. Irwan Hamid, S.Sos., menegaskan bahwa kerja keras harus diiringi dengan kolaborasi yang solid untuk mencapai hasil produksi pertanian yang berkualitas dan berkelanjutan.
Hal ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Pertanian yang dihadiri oleh Kepala Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP), Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., di Aula Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, Selasa (18/3).
Lebih lanjut Bupati Irwan menekankan bahwa sektor pertanian memiliki tantangan besar dalam menjaga kualitas dan kuantitas hasil produksi.
Oleh karena itu, lanjut Bupati Irwan, diperlukan sinergi antara pemerintah, tenaga penyuluh, dan para petani agar sektor ini terus berkembang.
“Petani kita butuh pendampingan yang lebih intensif, dan peran tenaga penyuluh menjadi sangat krusial karena mereka yang berinteraksi langsung di lapangan. Keberhasilan pertanian kita tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana produksi, tetapi juga oleh bagaimana ilmu dan inovasi bisa sampai kepada petani dengan baik,” ujar Bupati Irwan.

Selain optimalisasi peran penyuluh, Bupati Irwan juga menegaskan pentingnya evaluasi dan verifikasi data pertanian secara berkala.
Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar utama dalam menentukan kebijakan pertanian yang tepat sasaran, mulai dari alokasi pupuk bersubsidi hingga program peningkatan produktivitas lahan.
“Evaluasi dan verifikasi data harus terus dilakukan agar kita memiliki gambaran yang jelas dalam menyusun strategi pertanian ke depan. Ini bagian dari upaya kita untuk menciptakan pertanian yang lebih unggul, maju, dan tentunya meningkatkan kesejahteraan petani,” lanjutnya.

Terkait ketersediaan pupuk bersubsidi, Bupati Irwan mengungkapkan bahwa selama periode kepemimpinannya, pemenuhan kuota pupuk bersubsidi terus mengalami peningkatan.
Hingga akhir masa jabatan periode pertamanya, pemenuhan kuota telah mencapai lebih dari 75 persen.
“Ini tentu bukan hasil kerja sendiri, tetapi kerja bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, penyuluh, hingga petani itu sendiri. Kita akan terus berusaha agar pemenuhan kebutuhan petani semakin optimal,” tegasnya.
Diharapkan, pertemuan ini mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Pinrang.
Laporan : Mussin Jack
Tags: Pinrang
-
Berikan Kepastian Hukum atas Tanah di Kabupaten Pelalawan, Kementerian ATR/BPN Terbitkan Sertipikat Redistribusi TORA
-
Dampingi Calhaj Hingga ke Medan, Bupati Tapsel : Insya Allah Menjadi Haji Mabrur
-
Terlilit Hutang, Pria Ini Nekat Curas Di Petshop Pakai Air Soft Gun
-
Presiden Joko Widodo Lantik Dewan Pengarah, Kepala, dan Wakil Kepala BPIP
-
Panglima TNI Akan Saksikan Latihan Gabungan TNI Tahun 2023 di Asembagus
-
Buka Munas V Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia, Wapres Harapkan Rumusan Strategis Kemajuan Industri Gula
-
Nomenklatur Kodam Pattimura Diubah dari XVI Jadi XV
-
Perkuat Kolaborasi, Ditjen Bina Adwil Gelar Rakor Virtual STQHN XXVI Maluku Utara
-
Perguruan Tinggi Didorong Tingkatkan Lulusan Dokter Spesialis
-
Kapolda Sulsel Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Luar Biasa Dokter RS. Bhayangkara Penemu Terapi Pengobatan Penderita Covid-19


