REAKSIMEDIA.COM | Sambas – Batalyon Infanteri 645/Gardatama Yudha terima kunjungan Tim Riksiap Ops Mabes TNI. Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana kesiapan satuan yang akan melaksanakan Tugas Operasi Satgas Pamtas Republik Indonesia – Malaysia
Kegiatan tersebut diawali dengan Apel pengecekan personel dan materiil yang berlangsung di lapangan Mayonif 645/Gty, Jl. Tabrani Ahmad, Desa Saing Rambi, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas. Selasa (25/5/22).
Tim Riksiap Ops Mabes TNI diketuai oleh Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin, S.E., M.M., M. Tr (Han), mengawali dengan pemeriksaan, dilanjutkan menerima paparan lansung dari Danyonif 645/Gty, Letkol Inf Hudallah, S.H, tentang kesiapan personel dan materiil yang akan digunakan selama tugas operasi menjaga kedaulaatan NKRI.
Dalam kegiatan tersebut, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin, S.E., M.M., M. Tr (Han), didampingi Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Djauhari, SE,.M.M, Waasops Kasad Bid. Siapops Brigjen TNI Irnando Arnold B. Sinaga, Paban IV/Opsdagri Sops TNI Kolonel Inf Wawan Pujiatmoko, Paban II/Kom Skomlek TNI Kolonel Chb Bambang Sugiri, Kasubbidsiapdukkes Puskes TNI Letkol Ckm Reno Prasetyo, A.MD, Serta para Asisten dan Kabalak Kodam XII/Tpr.

Setelah melaksanakan pemeriksaan kesiapan pasukan, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan Asops Panglima TNI, dalam arahannya Mayjen TNI Syafruddin, S.E., M.M., M. Tr (Han) menegaskan, prajurit harus mempunyai modal loyalitas, terutama loyalitas saat penugasan, ikuti apa yang telah diperintahkan Danpos, karana itu kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas.
“Selama tugas utamakan faktor keamanan dan menjaga kesehatan, perbanyak inisiatif, seperti melaksanakan patroli serta lakukan kegiatan olahraga selama dipos, sehingga setelah selesai melaksanakan tugas, kamu siap untuk menjalankan tugas di satuan nanti,” ungkap Asops Panglima TNI.
Selanjutnya Asops Panglima TNI menegaskan, ada tiga metode yang dilaksanakan selama menjalankan tugas perbatasan yaitu Metode Wanwil, Metode Bakti TNI, dan Metode Komunikasi Sosial. Salah satu contoh metode yang dapat di gunakan seperti Wanwil yaitu penggandaan kekuatan, dengan cara membina atau melatih masyarakat setempat untuk membantu mengamankan wilayah diperbatasan.
“Setelah saya menerima paparan dari Danyon dan melihat semangat dari prajurit maka saya putuskan bahwa Batalyon 645/Gty sudah siap untuk melaksanakan tugas Operasi,” pungkasnya.
Laporan : Suryadi
Sumber : Pendam XII/Tpr
Tags: sambas
-
Polda Kaltim Ungkap Peredaran Narkoba di Samarinda-Balikpapan, 8 Orang Jadi Tersangka
-
Babinsa Koramil Timika Berikan Materi PBB dan Kesamaptaan Jasmani Bagi Siswa-Siswi SMA Taruna
-
Kapolres Muara Enim Beserta Forkopimda Mengikuti Upacara Hari Bhayangkara Secara Virtual
-
Kapolda Sulsel Lantik Bintara Polri TA 2022
-
Membentuk Karakter Disiplin, Satgas Yonif Mekanis 203/AK Melatih Keterampilan Baris-Berbaris
-
Jaring Bibit Atlet Renang, Pangdam I/BB Buka Bukit Barisan Swimming Championship 2022
-
Ilham Pangestu: Santuni 50 Anak Yatim Ini Bentuk Kepedulian
-
Buka Papua Street Carnival, Presiden Yakini Anak Muda Papua Mampu Lakukan Lompatan Besar
-
Mitigasi PMK, Dirjen Bina Bangda Sampaikan Pelibatan TNI dan Polri pada Inmendagri Terbaru
-
Seleksi Peserta MTQ Aceh Timur Dimulai, Rocky Ajak Masyarakat Bumikan Al-quran


