REAKSIMEDIA.COM | Kabupaten Sukabumi – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Sukabumi untuk penyusuban Rencana Kerja Pemerintah Daerah, (RKPD) tahun 2024 yang digelar pada Kamis, 16maret 2023, kemarin merupakan Musrenbang masa transisi.
Pasalnya, kepemimpinan Wali Kota Sukabumi dan Wakil Wali Kota selesai di 2023 Sementara pembangunan ini harus berkesinambungan, sehingga rencana pembangunan daerah ini telah direncanakan selama dua tahun kedepan (2024-2026).
“Jadi kami dari DPRD dalam hal ini selain memberikan masukan dan rekomendasi supaya pejabat sementara Wali Kota Sukabumi nanti, busa melanjutkan program prigram pembangunan 2024-2026,” ujar Wakil Ketua DPRD kota Sukabumi Zona Arizona, jumat (17/3/2023).
Lanjut Zona pihaknya memiliki tugas harus menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) untuk itu DPRD jona mengedepankan saran dan masukan dari DPRD untuk Pemda ketika mada transisi 2024-2926 agar segala bentuk kebijakan program-program prioritas tersebut bisa berkesinambungan dan diksnjutkan.
“Disisi lain, lanjut Jona, Musrenbang ini bersifat partisipatif, mulai dari tingkat Kota seluruh mengajukan usulan di masing masing wilayah, tentu berkaitan dengan hak budjeting (anggaran) yang ada di DPRD,” katanya.
Sejatinya, ungkap Jona bukan hanya mengadalkan dari APBD Kota Sukabumi saja, melainkan juga apa anggaran dari APBN dan APBD Provinsi jawa barat.
Sekaitan dengan itu, pihaknya selalu bahwa bantuan keuangan baik dari pusat ataupun dari Provinsi Jawa Barat cenderung alami penurunan, makanya guna sinkronisasi dan kordinasi ketika pelaksanaan petencanaan awal dari Bappeda Kota Sukabumi menyampaikan usulan program orogram yang belum terakomudir oleh APBD kota sukabumi.
Diharapkan keberlangsungan pembangunan ini harus merata menteluruh, efektif dan efisiensi, salah satunya melaui bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat.
“Untuk itu bisa diagendakan dan direncanakan utuk program-program yang belum terakomudir oleh APBD Kota Sukabumi, mudah-mudahan bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat di 2024 bisa meningkat jarena kalau kita mengaca di 2022-2023, hanya Rp 44 miliar yang didapat dari 87 miliar yang diusulkan oleh Kota Sukabumi,” ungkap Zona.
Laporan : Lelly
Tags: kabupaten sukabumi
-
Tertunda 3 Tahun, Perundingan Kerja Sama Perbatasan Darat Indonesia-Papua Nugini Kembali Digelar
-
TNI-Polri dan Kemenkes Gelar Baksos Kesehatan di Banten
-
Gus Halim: Tokoh Agama dan Santri Harus Terlibat dalam Pembangunan Desa
-
Bantu Korban Banjir, Dewi Aryani Dirikan Dapur Umum
-
Gerak Cepat, Wapres Instruksikan Mensos, Gubernur Jatim, dan Bupati Lumajang Bersinergi Tangani Guguran Awan Panas Semeru
-
Kapolres Banjarnegara Pimpin Sertijab Kabag SDM, Kasat Samapta dan Empat Kapolsek Jajaran
-
Polri Angkat Bicara soal Pengacara Brigadir J Tak Diizinkan Ikuti Rekonstruksi
-
Kapolres Mukomuko Ajak Warga Semarakkan HUT RI ke-80 dengan Kibarkan Bendera Merah Putih dan Perkuat Persatuan
-
Kapolri Sambang Petang Bersama Ustaz Abdul Somad, Komitmen Jaga Kamtibmas
-
Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Gus Halim: Ideologi Pemersatu Bangsa Sepanjang Masa

