REAKSIMEDIA.COM | Oku Timur – Disayangkan hasil kegiatan pembangunan Drainase dan Box Culvert di Desa Tegal Rejo Kecamatan Belitang salah satu kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU-TR) Kabupaten Oku Timur, Provinsi Sumatra Selatan kini sudah terlihat batu-batu sudah muncul, sedangkan posisi bangunan belum di buka untuk kendaraan roda empat, baru sekitar tiga bulan. Sabtu (23/10/2021).
Maka untuk itu karena terdapat dibagian titik Drainase dan Box Culvert yang mana Drainase yang di lihat banguan yang sudah lama sedangkan bangunan Box Culvert/gorong-gorong jembatan baru beberapa minggu, sedangkan banguan itu baru di buka untuk kendaraan roda dua, untuk kendaraan roda empat belum di buka, baru di buka untuk kendaraan roda dua sudah mengalami kerusakan dan batu-batu sudah menonjol dan berlobang namun kini diketahui, sesuai informasi dari masyarakat setempat yang mengirim foto kondisi bangunan itu sudah mengalami kerusakan.

Atas laporan masyarakat yang kita terima, jadi kita menerima laporan dari masyarakat bahwa adanya kegitan pembangunan Drainase dan Box Culvert yang di Desa Tegal Rejo Kecamatan Belitang yang dilaksanakan 26 Juli 2021 sumber dana Dari APBD Kabupaten Oku Timur pelaksana CV. PATRA SEJATI dengan Nilai Kontrak Rp. 492.933.100,00 namun sayang sekali dana yang dikucurkan Pemerintah Pusat baik Provinsi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Oku Timur diduga kerjakan asal jadi.

Harapan drai Masyarakat setempat untuk Dinas yang terkait dengan pembangunan tersebut untuk benar-benar memperhatikan setiap bangunan yang dibangun oleh kontraktor-kontraktor yang membangun kan pembangunan dari uang Negara, karena contoh saja bangunan ini anggaran yang hampir setengah miliar ini sangat di sayangkan bangunan yang tidak sesuai dengan anggarannya tanggapan masyarakat yang enggan disebutkan namanya.
“Untuk kualitas bangunan Drainase mungkin bagus tetapi terlihat bangunan yang sudah lama di bandingkan dengan banguan Box Culvert/gorong-gorong jembatan, untuk kualitas bangunan Box Culvert yang menjadi perhatian, setelah jadi terbukti dengan corannya sudah mengalami kerusakan, sudah mulai berlobang dan batu-batu sudah muncul, kalau memang kwalitas bangunan berkwalitas dikerjakan sesuai Rab yakin tidak bakalan sudah mengalami kerusakan karena baru beberapa bulan,” ujarnya.
Maka dari itu pihak instansi Pemerintah terkait Provinsi Sumatra Selatan yang melalui Kabupaten Oku Timur tolong di awasi dan di kontrol apakah di balik itu ada pengurangan kwalitas, sedangkan nilai Kontrak yang di terima bukan sedikit.
Laporan : Diky Leo
Tags: oku timur
-
Tour of Kemala 2023 di Banyuwangi Membawa Berkah, Tingkat Hunian Hotel dan Homestay Terisi Penuh
-
TP PKK Gelar Rakor Manajemen Perencanaan Program dan Penganggaran untuk 10 Program Pokok PKK
-
Panglima TNI dan Kapolri Laksanakan Pemantauan Keamanan Malam Tahun Baru 2024
-
Pondasi Utama Persatuan dan Kesatuan, Stafsus Menag Ajak Sebarkan Virus Kerukunan
-
Dibuka Secara Virtual Oleh Walikota Achmad Fahmi Konferwil PWI Kota Sukabumi
-
Menteri Basuki : Pengadaan Barang dan Jasa Harus Kompetitif, Transparan, dan Akuntabel
-
Kolaborasi Bea Cukai dan Pemerintah Daerah Jadi Kunci Peningkatan Ekspor
-
“Bahagiakan” Warga Kurang Mampu, Pemdes Agung Jaya Salurkan 3 Bulan BLT DD Kepada 15 KPM
-
Polsek Jonggol Berhasil Amankan 1 (satu) Orang Diduga Sebagai Pelaku TP Pencurian Dengan Pemberatan
-
Heboh Antrean Vaksinasi Massal di Medan


