REAKSIEMEDIA.COM | Jakarta – Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri telah menyelesaikan masalah seorang warga di Bekasi yang gagal divaksin lantaran NIK digunakan orang lain. Menurut Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh, warga bernama Wasit Ridwan (47) itu sudah berhasil divaksin kemarin.
“Kami bergerak cepat. Kemarin kasus sudah selesai, setelah dicek oleh Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Bekasi data Pak Wasit benar, NIK tersebut adalah miliknya. Langsung koordinasi dengan Dinkes Bekasi. Yang bersangkutan sudah divaksin kemarin. Kemenkes nanti yang melacak kemungkinan penyalahgunaan NIK tersebut di tempat vaksin,” jelas Zudan pada Rabu (4/8/2021).
Dirjen Zudan juga langsung merapatkan masalah tersebut untuk mencegah hal tersebut berulang. “Kemarin dengan Kemenkes, Kominfo, BPJS Kesehatan dan PT Telkom bersama Ditjen Dukcapil, kita semua sepakat untuk data vaksin harus bersumber dari NIK Dukcapil. Untuk itu tanggal 6 (Agustus 2021), hari Jumat lusa akan ditandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan aplikasi PCare BPJS Kes dan aplikasi PeduliLindungi Kominfo serta Kemenkes dengan Dukcapil untuk integrasi data dengan NIK,” Zudan menambahkan penjelasannya.
Zudan menyatakan, Kemendagri mendukung penuh aplikasi PeduliLindungi dan PCare dan meminta persoalan salah NIK dan warga belum punya NIK dalam proses vaksinasi dicarikan solusi yang tepat untuk masyarakat. Dengan integrasi data menggunakan NIK Dukcapil diharapkan masalah-seperti ini akan dapat diminimalkan.
“Kami pun di Dukcapil akan membantu sosialisasi Surat Edaran Kemenkes tentang pelaksanaan vaksinasi dan Perjanjian Kerja Sama kepada Dinas Dukcapil Daerah seluruh Indonesia agar saling membantu terselenggaranya vaksinasi,” demikian Dirjen Zudan Arif Fakrulloh.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: jakarta
-
Kuatkan Nasionalisme Warga, Kapolsek Kao Ipda Iskandar Tjiuda Pimpin Penurunan Merah Putih di Desa Daru Secara Khidmat
-
Bermodal Air Softgun, TNI Gadungan Rampok Pengemudi di Pasar Minggu
-
Koramil 1710-04/Tembagapura Gelar Gerakan Pangan Murah Untuk Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan
-
OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bone Berkesempatan Ke Kabupaten Pinrang
-
APMAK Demo DPP GERINDRA Dan Mabes Polri Desak Boymin Ditahan dan Dipecat
-
Wali Kota Sukabumi Ikuti Proses Penyaluran BLT BBM
-
Pabrik Narkotika yang Diungkap di Sentul Terbesar di Jabar, Barang Bukti 1 Ton
-
Menlu Lantik 128 Pejabat Pencatan Sipil Luar Negeri, Layanan Adminduk WNI di Luar Negeri Jadi Lebih Lancar dan Mudah
-
Presiden Tegaskan Konsistensi Hilirisasi Adalah Kunci Menuju Indonesia Maju
-
Kurang dari 24 jam, Polisi Berhasil Amankan Tersangka Penusukan Di Pamekasan


