REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Gerak cepat (Gercep) TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Komando Armada (Koarmada) II Surabaya, mengerahkan salah satu kapal jenis Landing Platform Dock (LPD) KRI Makassar-590 untuk mengirimkan bantuan berupa paket sembako dan kebutuhan lainnya kepada para korban bencana alam gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,8 di Mamuju Sulawesi Barat, Sabtu, (11/6).
Keberangkatan KRI Makassar-590 dari Dermaga Madura Koarmada II Ujung Surabaya tersebut sebagai bentuk rasa peduli TNI AL kepada masyarakat Mamuju atas terjadinya bencana alam. Bantuan yang diberikan berupa beras, mie instan, gula, air mineral, selimut dan alat-alat kebersihan berupa sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi, sikat gigi dan pempers untuk balita.
Kaskoarmada II Laksma TNI Rachmad Jayadi yang hadir mewakili Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto saat melepas keberangkatan KRI mengatakan akan mempercepat proses penanganan dan distribusi bahan bantuan bagi korban bencana alam di Mamuju, KRI Makassar-590 bertolak Sabtu malam dengan membawa kontak bahan bantuan yang telah dipersiapkan, perjalanan ke Kabupaten Mamuju diperkirakan selama dua hari. Setelah tiba di Mamuju selanjutnya bahan bantuan akan diserahkan langsung ke masyarakat Kabupaten Mamuju. Selain itu TNI AL melalui Dinas Kesehatan Koarmada II juga menurunkan Personel Tim Medis serta obat-obatan yang dibutuhkan bagi masyarakat Mamuju.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono diberbagai kesempatan terlah memerintahkan prajuritnya untuk berperan aktif secara profesional, bergerak cepat dalam mendukung kegiatan atau membantu saat ada kejadian bencana alam seperti di Kabupaten Mamuju sebagai salah satu tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sehingga keberadaan prajurit akan bermanfaat bagi masyarakat sekelilingnya.
Diberitakan sebelumnya bahwa telah terjadi bencana Gempa Bumi dengan skala 5,8 magnitudo mengguncang Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, pada hari Rabu (08/06/2022) sekitar Pukul 13.32 Wita. Lokasi gempa terletak pada koordinat 2,74 LS dan 118,54 BT, atau tepatnya berlokasi di 43 kilometer arah barat daya kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat pada kedalaman 10 kilometer. Gempa bumi ini tidak menimbulkan efek tsunami, tetapi berdampak pada rusaknya bangunan rumah warga dan korban luka-luka. (*)
Laporan : Suryadi
Sumber : Dinas Penerangan Angkatan Laut.
Tags: jakarta
-
Ketua KPK: Kelahiran Pancasila Sebagai Falsafah Negara dalam Membentuk Kepribadian Bangsa dan Rakyat Indonesia
-
Suku Dayak Siap Jaga Kerukunan di IKN
-
Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Hery Puranto Pimpin Sertijab Waasrenum Panglima TNI
-
Kapolres Pinrang Sambut Bahagia Kedatangan Para Atlet Bola Volly Team Polres Pinrang
-
Polres Klaten melaksanakan kegiatan Penling dan Penyemprotan Disinfektan di Wilayah Kabupaten Klaten
-
ICHA YANG” Sukses Tampil Memukau di HUT 30th Indosiar, Siap Meriahkan Imlek dan Valentine’s di Berbagai Kota Indonesia
-
Kerja Sama dengan Baznas, TP PKK Pusat Salurkan Paket Ramadan Bahagia di Pamulang
-
ARS Gelar Halal Bihalal, Untuk Pererat Silaturahmi dan Sinergis Antar Sesama
-
5 Gedung KDMP di Mukomuko Tuntas 100 Persen, Progres Program KopDes Merah Putih Mulai Terlihat
-
Dihadiri Bupati Tapanuli Selatan Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-76 Berlangsung Khidmat


