REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0428/Mukomuko telah berjalan selama 19 hari dan menunjukkan hasil nyata. Salah satu sasaran kegiatan fisik, yakni pembuatan sumur bor di titik kelima yang berlokasi di Pesantren Desa Wonosalam, berhasil mengeluarkan air jernih, Minggu (10/8/25).
Dengan kedalaman mencapai 60 meter, sumur bor tersebut kini sudah mengalirkan air bening yang siap dimanfaatkan untuk kebutuhan warga dan santri pesantren. Keberhasilan ini disambut gembira oleh masyarakat setempat yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.

Dandim 0428/MM Letkol Inf Yokki Firmansyah, menyampaikan bahwa hasil ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Dansatgas TMMD ke-125 Kodim 0428/MM turun langsung bersama warga mengaduk semen yang akan digunakan untuk pengecoran teras MCK.
Dengan semangat gotong royong, TNI dan warga saling bahu-membahu menakar campuran semen, pasir, dan air sesuai takaran. Proses pengadukan dilakukan secara manual menggunakan sekop dan cangkul, menunjukkan kekompakan yang sudah terjalin erat di lapangan.
Dansatgas mengatakan, keterlibatan langsung dalam pekerjaan bukan hanya untuk mempercepat proses, tetapi juga sebagai bentuk teladan bahwa semua pekerjaan adalah tanggung jawab bersama. “Kita kerjakan bersama, kita nikmati hasilnya bersama,” ucapnya
Program TMMD ke-125 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat persatuan di wilayah pedesaan.
Warga pun tampak antusias. Mereka merasa terhormat dapat bekerja bersama TNI dalam membangun fasilitas umum yang sangat dibutuhkan.
Dengan semangat kerja seperti ini, diharapkan pembangunan MCK dapat selesai tepat waktu dan bermanfaat dalam meningkatkan kebersihan lingkungan serta kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Peningkatan kualitas jalan Wonosalam yang telah berjalan selama 19 hari ini menjadi simbol kemanunggalan TNI dan rakyat.
Warga membawa alat kerja sederhana seperti cangkul, sekop, dan gerobak dorong, sementara Satgas TMMD mendampingi dengan tenaga dan peralatan teknis. Kolaborasi ini membuat pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat.

Gotong royong tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun.
“Kalau warga ikut serta, mereka akan merasa lebih bertanggung jawab untuk menjaga dan merawat jalan ini,” pungkas Letkol Yokki Firmansyah.
Selain bekerja, suasana kebersamaan juga diwarnai dengan saling bercengkerama dan saling membantu tanpa memandang perbedaan. Semangat kekeluargaan terlihat kuat di antara TNI dan warga desa.
Hasil kerja bersama ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang. Jalan yang lebih baik akan menunjang kelancaran distribusi hasil pertanian dan meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan penting.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Sumber : Pendim 0428/MM
Tags: Mukomuko
-
Indonesia Berduka Budayawan Ridwan Saidi Meninggal Dunia
-
Gus Halim: Kerja Keras Layani Warga Desa di Bulan Puasa Itu Ibadah
-
Hadiri Rapat Sentra Gakkumdu Ditahapan Pemilu 2024, ini Harapan Kapolres Gowa
-
Polres Bondowoso Pasang Pipa Untuk Bantu Warga Cukupi Kebutuhan Air Bersih
-
Antisipasi Penyebaran PMK, Bupati dan Kapolres Kendal Semprotkan Cairan Disinfektan ke Kandang Sapi
-
Komandan Lantamal IX Hadir Bersama Forkopimda Maluku Terima Kunjungan Menhan RI Resmikan Bantuan Sumur Bor di Moa, Maluku Barat Daya
-
Orasi Ilmiah Wisuda Ke-52 STIEI Jakarta, Wamen Viva Yoga: Optimis Menghadapi Tantangan Kemajuan Zaman, Kunci Sukses
-
Pasutri di Cilacap Nekat Gadaikan Mobil Rental, Kini Mendekam di Penjara
-
Kepala Bakamla RI Kunjungi KJRI Davao City Filipina
-
Sosok Aipda Fahrudin, Guru Ngaji yang Hobi Bertani Ini Raih Juara II MTQ di Mabes Polri

