REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya terhadap transparansi dalam proses rekrutmen Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026. Pada tanggal 2 Juni 2026 pukul 22.00 WIB para pendaftar sudah bisa langsung mengakses hasil rekrutmen melalui website tep.transmigrasi/status. Tercatat ada 246 ketua tim dan 1.230 anggota tim dinyatakan lolos dari 10.359 pendaftar dari berbagai perguruan tinggi di dalam dan luar negeri.
Sekretaris Jenderal Kementerian Transmigrasi, Edy Gunawan menegaskan proses rekrutmen sepenuhnya dipercayakan kepada perguruan tinggi negeri mitra yang telah memiliki kriteria dan indikator penilaian yang disepakati bersama.
“Pada prinsipnya, proses rekrutmen ini Kementerian Transmigrasi percayakan sepenuhnya kepada perguruan tinggi negeri mitra. Setiap perguruan tinggi mitra memiliki kriteria dan indikator yang sudah disepakati bersama sehingga hasil rekrutmen dapat mencerminkan keberagaman disiplin ilmu maupun asal perguruan tinggi peserta,” kata Sekjen Edy Gunawan dalam konferensi pers di kantor Kementerian Transmigrasi, Senin (2/6).
Menurutnya, pelibatan perguruan tinggi mitra bertujuan memastikan proses rekrutmen berjalan objektif dan menghasilkan peserta yang sesuai dengan kebutuhan program di lapangan. Perwakilan Universitas Diponegoro (Undip), Dr. Ing. Asnawi Manaf, ST, menjelaskan proses rekrutmen dilakukan dengan mengacu pada kebutuhan nyata di kawasan transmigrasi serta hasil evaluasi pelaksanaan TEP tahun sebelumnya.

Peserta yang mendaftar terlebih dahulu dikelompokkan berdasarkan bidang keilmuan, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan yang telah diidentifikasi dari hasil evaluasi TEP 2025. Selain itu, penilaian juga mempertimbangkan portofolio akademik, pengalaman organisasi maupun lapangan, serta pengalaman mengikuti TEP sebelumnya.
“Kami berorientasi pada kebutuhan di lapangan. Peserta yang mendaftar kami klasterkan berdasarkan bidang keahlian dan disesuaikan dengan hasil evaluasi TEP 2025. Selain itu, kami juga melihat portofolio akademik, pengalaman yang dimiliki,” kata Asnawi.
Komitmen transparansi juga ditegaskan oleh perwakilan Universitas Padjadjaran (Unpad), Irfan Zidni. Ia menjelaskan seluruh tahapan rekrutmen diumumkan secara terbuka melalui kanal resmi masing-masing perguruan tinggi mitra.
Menurut Irfan, peserta dapat mengetahui proses rekrutmen mulai dari verifikasi administrasi, pemanggilan wawancara, hingga hasil wawancara. Bahkan, data dan rekam jejak proses rekrutmen disimpan oleh masing-masing perguruan tinggi sebagai bentuk akuntabilitas.
“Untuk transparansi, kami menyampaikan seluruh tahapan melalui website masing-masing perguruan tinggi, mulai dari peserta yang lolos verifikasi data, yang diundang wawancara, hingga hasil wawancara. Data rekrutmen juga tersedia di masing-masing perguruan tinggi mitra apabila dibutuhkan,” ujarnya.
Ia menambahkan seluruh peserta, baik yang lolos maupun belum lolos rekrutmen, akan mendapatkan informasi dan apresiasi atas partisipasinya dalam program TEP 2026. (AAF)
Sumber: Tim Kementerian Transmigrasi
Tags: jakarta
-
Rampas Motor Driver Ojol, Seorang Debt Collector Dihajar Massa
-
Kapolres Bogor membentuk kompi dalmas kerangka dan latihan sisp kota antisipasi situasi kontijemai di wilkum bogor
-
Peringatan Hari Bhayangkara Secara Virtual, Kapolda Riau mendapatkan Pujian Kinerja Dari Presiden Jokowi
-
Ichiban Sushi Express Hadir di Suzuya Langsa, Menawarkan Sushi Halal dan Konsep Instagramable untuk Masyarakat Aceh
-
Apresiasi Masyarakat Kepada Bupati Pinrang dan Wakilnya Irwan Hamid – Alimin Diakhir Pemerintahan Jabatan 5 Tahun
-
Gayo Lues Peringkat Kedua Realisasi Pendapatan Tertinggi se Indonesia
-
Diseminasi Audit Kasus Stunting Di Aula Dinas Dalduk KB Padangsidimpuan Dihadiri Pj.Walikota Padangsidimpuan
-
Kembangkan BUMDes, Pemerintah Desa Perlu Dibina dan Didampingi Pemda
-
Babinsa Koramil Timika Beri Pembekalan kepada Siswa-Siswi Baru SMA Taruna Timika
-
Wakil Wali Kota Bobby Maulana Resmikan Pameran Kontes “Kemilau Batu Bercahaya” di HUT ke-112 Kota Sukabumi



