REAKSIMEDIA.COM | Tanjungbalai – Tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir di Kota Tanjungbalai serta tergerusnya bibir tanggul air yg ada di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan mengakibatkan banjir dibeberapa titik wilayah Kota Tanjungbalai. Senin, (6/09/2021).
HIMPIPSOS (Himpunan Pemuda Islam Peduli Sosial), menilai pemerintah kota Tanjungbalai Gagal dalam mengatasi banjir yang ada saat ini dan sebelumnya, pasalnya banjir ini sudah sering terjadi dan terakhir menjadi Musiman disetiap penghujung tahun, ironis nya Pemerintah Kota Tanjungbalai tidak ada upaya melakukan pencegahan apapun. Seakan membiarkan bencana itu terjadi daripada mencegah nya.
Banjir ini tentu saja sangat berimbas pada berbagai sektor, baik sektor perekonomian maupun sektor Peternakan dan Pertanian masyarakat banyak yang memgalami kerugian akibat banjir.
Muawir Sirait (Ketua Himpipsos) mengatakan kepada awak media. Kejadian banjir yang langganan setiap tahunnya menunjukkan bahwa kajian resiko bencana tidak ada, atau memang Pemerintah salah dalam merumuskan kanjian Risiko bencana dimaksud.
“Semestinya setelah dilakukan kajian dapat dirumuskan sehingga dapat mengurangi dampak dari risiko sewaktu bencana itu terjadi dan Pemerintah kota Tanjungbalai dapat memberikan infomasi yg akurat kepada Masyarakat Kota Tanjungbalai sebelum bencana itu terjadi,” ungkapnya.
Hingga saat ini Senin 6 September 2021 dari hasil pemantauan TGC HIMPIPSOS, banjir sudah berlangsung dari hari Rabu Tanggal 1 September 2021 diawali dengan menggenangi Halaman Rumah Warga beberapa Lingkungan di Kelurahan Pahang dan Hingga saat ini air terus bertambah sedikit demi sedikit lebih kurang 3 cm setiap harinya mengisi daratan yg lebih rendah dan terus meluas menuju dataran yang lebih tinggi. Hingga meluas di beberapa Lingkungan di Kelurahan Bunga Tanjung dan Kelurahan Gading.
Laporan : Hendra
Tags: tanjung balai
-
Panglima TNI Terima Korp Raport 33 Pati TNI
-
Harapkan Kontibusi KCBI Dalam Pemberdayaan Masyarakat
-
Kemanunggalan Satgas Pamtas Yonif 711/Rks dengan Masyarakat Papua
-
Dirjen Bina Bangda: Rencana Pembangunan Daerah Dapat Disusun Berdasarkan Data yang Valid
-
Atas Nama Pemerintah, Mendagri Apresiasi Pengesahan UU Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya
-
Mulai Giling Tebu, RNI Berkontribusi Dukung Pembenahan Industri Gula Nasional
-
Empat Inmendagri Diterbitkan, Dirjen Bina Adwil Sebut Sinergi dan Kolaborasi Jadi Kunci Penanggulangan Covid-19
-
Bentuk Kepedulian Satgas Yonif Mekanis 203/AK Hadir Di Tengah Warga Yang Berduka
-
Ringankan Beban Warganya, Pemdes Sinar Jaya Salurkan 4 Bulan BLT DD Kepada15 KPM
-
Waketum Dharma Pertiwi Buka Bazar TNI, Semarakkan HUT ke-81 TNI



