REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan besarnya potensi Tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam mendukung kerja-kerja pemerintah. Hal itu disampaikannya saat memberi sambutan dalam acara pelantikan Penjabat (Pj.) Ketua TP PKK Kepulauan Bangka Belitung (Babel) di Gedung Sasana Bhakti Praja Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (12/4/2023).
Mendagri mengatakan, TP PKK merupakan organisasi besar yang perannya dapat menjangkau hingga tingkat keluarga. Sejauh yang dipahaminya, tak ada negara yang memiliki organisasi sebesar TP PKK. “Jadi sebetulnya adalah (TP PKK) memiliki potensi yang sangat penting untuk membantu dan bekerja sama dengan pemerintah, mitra pemerintah, bahkan mungkin salah satu mitra yang kalau memang bisa bergerak itu mitra utama,” jelasnya.

Namun, lanjut Mendagri, TP PKK dapat bergerak maksimal bergantung pada sejumlah faktor salah satunya kemauan dari Ketua TP PKK dalam memajukan organisasi tersebut. Hal itu juga menyangkut kemauan politik dari kepala daerah dalam mendukung TP PKK. Dia menjelaskan, TP PKK merupakan mitra pemerintah yang bila berkinerja baik dapat memberi dampak luarbiasa kepada masyarakat.
“Jadi syarat yang paling penting adalah adanya keinginan politik, adanya idealisme, kemauan untuk membuat mesin ini bisa beroperasi untuk membantu pemerintah sesuai dengan program pemerintah,” ujarnya.
Mendagri mengatakan, Ketua TP PKK perlu memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dalam mengelola organisasi. Hal itu seperti memahami permasalahan yang dihadapi, termasuk penuh daya kreasi dan inovasi. Dengan dukungan itu, organisasi PKK diyakini dapat tetap berjalan. Ketua TP PKK juga perlu didukung dengan keberadaan teamwork yang kuat.
Tak hanya itu, tambah Mendagri, Ketua TP PKK juga harus memiliki kemampuan interpersonal untuk bisa berinteraksi, bersosialisasi, dan berkomunikasi dengan baik. Terlebih Ketua TP PKK tingkat provinsi merupakan koordinator bagi TP PKK di tingkat kabupaten/kota.
“Oleh karena itu perlu melakukan hubungan komunikasi dengan baik (dengan) staf yang ada di organisasi PKK yang langsung dibawahi, maupun dengan yang di daerah-daerah tingkat I,” ujarnya.
Mendagri juga menegaskan pentingnya TP PKK membangun hubungan komunikasi dengan mitra lain, seperti organisasi Bhayangkari Polri maupun organisasi masyarakat. Dirinya juga mengingatkan kepala daerah agar mendukung keberadaan TP PKK. Misalnya dengan melibatkan organisasi tersebut dalam program kerja yang berkaitan dengan program pokok PKK.
Laporan : Sandio
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: jakarta
-
Exit Briefing Kapuspen TNI: “Do Our Best and Let Allah Do the Rest”
-
Bertolak Ke Jatim, Wapres Akan Tinjau Huntap/Huntara di Lumajang Hingga Napak Tilas ke Ponpes Tokoh Pendiri NU
-
Zoom Meeting Vaksinasi Serentak Bersama Presiden dan Kapolri
-
Kabidpropam Polda Sulsel Lakukan Mitigasi di Polsek Jajaran Polrestabes Makassar
-
Kementerian PUPR Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Guna Tingkatkan SDM dalam Bidang Entrepreneurship dan Digital
-
Harlah ke-99 NU, Wapres Harapkan NU Menjadi Lokomotif Perbaikan
-
Sambut HUT RI ke 77, Polres Mukomuko Gelar Pelatihan Paskibra Kabupaten Mukomuko
-
Tanamkan Disiplin Protkes Sejak Dini, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bagikan Masker dan Mengajar di PAUD Perbatasan
-
Paspampres Tameng Hidup Kepala Negara di KTT Ke-43 ASEAN Jakarta
-
Tongkat Komando Wijayakusuma Diserahterimakan

