REAKSIMEDIA.COM | Batang – Polsek Bandar Polres Batang menggelar program Jumat Curhat bersama masyarakat Desa Kluwih di Balai Desa setempat. Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kemitraan sekaligus mendengarkan aspirasi atau keluhan warga.
Kapolsek Bandar AKP Herry Rubiono mengatakan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan komunikasi, silaturahmi, menyerap informasi dan mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Selain makin mempererat kedekatan dengan warga, juga untuk mendengarkan keluhan masyarakat agar bisa dicarikan solusi bersama dengan instansi terkait lainnya,” kata Kapolsek.
Pada kesempatan itu, warga menyampaikan beberapa keluhan masyarakat diantaranya, lampu penerangan jalan yang mati, mahalnya penggunaan air dari PDAM.
“Oleh karena itu, masyarakat berharap untuk patroli dari kepolisian ditingkatkan karena akan membuat rasa aman kepada masyarakat khususnya di Desa Kluwih,” kata salah satu warga yang hadir.
Menanggapi hal itu, Kapolsek akan mengkomunikasikan dengan instansi terkait.
“Kami berharap komunikasi dua arah ini bisa membawa manfaat, sehingga terciptanya keamanan dan ketertiban yang aman dan kondusif dilingkungan sekitar,” jelasnya. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: batang
-
Panglima TNI Dorong Kepemimpinan Visioner bagi Calon Danbrig, Danyon, dan Wadanyon YTP
-
Ditjen Bina Pemdes Gelar Workshop Internasional bertajuk “Learning from Covid-19 Experience and the Future Scenario of Village Governance”
-
Hindari Kecelakaan Laut, Babinsa Posramil Potowaiburu Hadiri Rapat Koordinasi Bersama Para Pengusaha
-
TNI AU Tambah 5 Pesawat C-130 J, Pesawat Pertama Akan Tiba Awal Maret 2023 dari AS
-
Tri Tito Karnavian Lantik Pj. Ketua TP PKK Provinsi Aceh dan Pj. Ketua TP PKK 5 Kabupaten/Kota di Papua
-
Ciptakan Sinergi Bhabinkamtibmas, Bhabinsa Dan Warga Binaan Dalam Menjaga Kamtibmas Kondusif
-
Kemendagri Dorong Kesetaraan Gender dalam Pengelolaan Irigasi di Jawa Barat
-
Peringatan Hari Santri Nasional, Wapres Ingatkan Santri Aktif Jaga Lingkungan
-
Tingkatkan Kompetensi dan Produktivitas Melalui Pelatihan Vokasi
-
Ketum PWRI Meminta Hakim Pengadilan Pembunuh Marsal Dijatuhi Hukuman Mati

