Kapolres Mukomuko Tampung Curhatan Nelayan Tradisional di Jumat Curhat

IMG 20230331 WA0182

REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Kapolres Mukomuko AKBP Nuswanto , S.H.,S.Ik., M.H bersama Kasat Binmas Polres Mukomuko AKP I Gde Arya Nandana, S.H.,M.H , Kapolsek Mukomuko Utara IPTU Yudha Ferry Wilaya , S.sos., MM ,
KBO Satbinmas Ipda Irfansyah Damanik, S.H Kasie Humas polres Mukomuko Ipda Awal Putra bersilaturahmi serta mendengar langsung permasalahan yang selama ini dirasakan nelayan dalam kegiatan Jumat Curhat di Kampung Nelayan Pantai Indah Kelurahan Koto Jaya Kecamatan Kota Mukomuko, Jumat (31/3/23).

“Jumat Curhat merupakan salah satu agenda rutin yang bertujuan membangun kesatuan guna menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya nelayan,” kata Kapolres Mukomuko AKBP NUSWANTO , S.H.,S.Ik.,M.H diawal acara tersebut.

IMG 20230331 WA0181

Kapolres juga menyebutkan bahwa melalui Program Jumat Curhat ini diharapkan mampu menyerap aspirasi dan menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta terjalinnya hubungan yang lebih baik antara Polri dan para nelayan maupun masyarakat secara umum.

” Dengan adanya Jumat Curhat kita juga tau kondisi yang ada dimasyarakat serta permasalahan yang terjadi dimasyarakat, dan kita menjadi saling kenal/mengenal Khususnya Kapolres mukomuko, yang mungkin ada masyarakat yang belum kenal ataupun ketemu dengan Kapolres Mukomuko,” terang AKBP Nuswanto.

Dalam Jumat curhat itu, curhatan juga disampaikan dari warga yang hadir yakni tentang masih ditemukannya masyarakat yang menggunakan kapal besar dalam pengambilan penangkapan ikan di tepi pantai atau muara. Serta keluhan sulitnya para nelayan dalam mendapatkan BBM.

Hal tersebut diatas disampaikan Keman Tato, salah satu nelayan yang hadir dan mengeluarkan “curhatnya” secara langsung kepada Kapolres Mukomuko.

” Saya sangat berterima kasih dengan kedatangan bapak Kapolres Mukomuko kesini, inilah yang selama ini kami nantikan, dengan keluhan yang selama ini yang kami hadapi dalam mencari rezeki di Muara,” ungkap Keman Tato.

Dilanjutkan,” Kami para nelayan mengeluhkan, dalam penangkapan ikan, dikarenakan permasalahan kapal – kapal besar yang menangkap ikan terlalu dekat dengan bibir pantai, harapan kedepannya
Nelayan yang menggunakan kapal kapal besar agar bisa berada Ketengah dan tidak menangkap ikan ke bibir pantai,” imbuhnya.

Baca juga:  Jelang Lebaran 2022, Tim Gabungan Satlantas Polres Pekalongan Cek Jalur Mudik

IMG 20230331 WA0183

Mewakili Nelayan disana, Keman Tato juga menyebutkan permasalahan BBM yang masih langka untuk para nelayan tradisional.” sulitnya para nelayan ini , Untuk mendapatkan BBM terutama di Pertamina Kecamatan Kota, yang mana kami dibatasi dalam mengambil BBM dan kadang juga sama sekali kami tidak mendapat BBM untuk melaut ” keluh Keman Tato.

Menanggapi Curhatan itu, Kapolres Mukomuko menyampaikan kepada nelayan dengan menegaskan bahwa penangkapan ikan dengan menggunakan kapal besar yang mendekati kawasan pinggir pantai memang tidak diperbolehkan.” Karena bisa menghancurkan karang dilaut sehingga bisa mempengaruhi pendapatan ikan para nelayan yang menggunakan kapal tradisional yang di pinggir pantai, kami akan menghimbau kepada nelayan kapal besar agar dapat tidak mendekati atau menangkap ikan dekat pinggir pantai,” ujar AKBP Nuswanto.

Selanjutnya Kapolres Mukomuko juga menyampaikan untuk BBM para nelayan yang sulit didapat, Polres Mukomuko akan meneruskan ke pihak Pertamina agar dapat mengoptimalkan memperhatikan Stok BBM untuk Para nelayan. ” Dan kita akan melakukan pengawasan kepada pihak Pertamina Mukomuko agar tidak terjadi penyalahgunaan pada BBM,” Jelas Kapolres Mukomuko AKBP Nuswanto.

Diakhir kegiatan itu, Ketua Nelayan Pantai Indah mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Mukomuko yang sudah mengadakan Jumat Curhat di kampungnya, untuk mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat nelayan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Kapolres Mukomuko yang telah mengadakan pertemuan dalam kegiatan Jumat Curhat di Kampung nelayan pantai indah ini dengan begini, permasalahan masyarakat dapat dicarikan solusi yang bijaksana,” ucap Ketua Nelayan Pantai Indah.

Laporan: Rahmadsyah Sipahutar

Tags: