REAKSIMEDIA.COM | Gowa – Terkait penemuan mayat wanita disebuah kebun warga pada Jumat 08 Oktober 2021 sekitar pukul 16.00 WITA di Dusun Kalukuloe, Desa Tanetea, Kec. Tompobulu, Kab. Gowa pihak kepolisian masih menunggu pihak keluarga yang merasa kehilangan sanak saudaranya.
Identitas korban hingga saat ini belum diketahui dan diharapkan masyarakat yang merasa kehilangan keluarga dapat segera melaporkan ke pihak kepolisian Polres Gowa.
Pasca kejadian korban dievakuasi ke RS Bhayangkara lalu dilakukan Otopsi dan hingga hari ini Senin (11/10/2021) mayat korban masih berada di kamar jenazah RS Bhayangkara Makassar.
Beberapa ciri ciri korban saat ditemukan di TKP diantaranya korban berambut keriting, tinggi badan diperkirakan 155 cm. Selain itu beberapa barang bukti yang berhasil diamankan di TKP diantaranya helm warna biru, sandal kulit warna coklat, jam tangan merk Tissot, kalung dan cincin serta berbagai barang lainnya yang diduga milik korban.
Dengan direlease nya kasus penemuan mayat ini diharapkan masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya dapat melapor ke Polres Gowa melalui Contac Person 0812-4460-7760 dan 0821- 1264-2010, jelas Kasi Humas Polres Gowa AKP. M. Tambunan.
Laporan : Heri Setiadi
Tags: gowa
-
Mendes Yandri Sebut 12 Aksi Bangun Desa Merangkum Tujuan SDGs
-
Dukung Percepatan Vaksinasi Nasional, Polres Mukomuko Kembali Buka Gerai Vaksin Untuk Masyarakat
-
Posyandu Balita dan Lansia, Satgas TMMD Bantu dan Dampingi Petugas Kesehatan
-
Liga Santri 2022 Bergulir, Danrem 071/Wijayakusuma Kick Off di Cilacap
-
Berhasil Angkat Citra Polri Hingga Bawa Humas Sulsel Menjadi Terbaik, Kabid Humas Polda Sulsel Raih Presisi Award Dari LEMKAPI
-
Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ektrim, Pemdes Manjunto Jaya Salurkan BLT Kepada 23 KPM
-
110 WNI di Sudan, Berhasil di Evakuasi Menggunakan Pesawat B-737 TNI AU
-
Polres Banjarnegara Intensifkan Patroli Dini Hari Antispasi Tindak Kejahatan
-
Warga Desa Wainib Menggelar Aksi Demo Mendesak Bupati Nonaktifkan Kepala Desa Arman Duwila
-
Wamenparekraf: WTD 2022 Peluang bagi Indonesia Jadi Lokomotif Pemulihan Pariwisata Global

