REAKSIMEDIA.COM | Halmahera Utara – Di tengah situasi tanggap darurat erupsi Gunung Dukono, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., turun langsung ke lapangan pada Sabtu (09/05/2026). Kunjungan kerja yang dipusatkan di Desa Mamuya, Kecamatan Galela ini menjadi bukti nyata kesigapan TNI dalam mendukung penuh upaya penyelamatan serta penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi bencana.
Respons Cepat di Garis Depan
Rombongan Pangdam tiba pada pukul 17.40 WIT dan disambut hangat oleh Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si., bersama jajaran Forkopimda di Pos Pemantauan Gunung Dukono. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menerima paparan komprehensif dari Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L. Gaol, S.E., M.M., terkait dinamika terkini proses pencarian dan evakuasi para pendaki yang terdampak erupsi.

Berdasarkan data yang dilaporkan, dari total 20 pendaki (9 WNA dan 11 WNI), tim gabungan telah berhasil mengevakuasi 18 orang, dengan rincian 17 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia. Saat ini, tim masih terus berjuang melakukan pencarian intensif terhadap 2 orang lainnya yang belum ditemukan.
Sinergi Kokoh Lintas Sektor
Bupati Halmahera Utara menegaskan bahwa kondusivitas penanganan bencana ini merupakan hasil kolaborasi solid. Sinergi ini terlihat jelas dengan keterlibatan aktif Ketua DPRD Halmahera Utara Christina Lesnussa, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L. Gaol, S.E., M.M., Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., serta Kajari Halut Rahmat, S.H., M.H., yang terus mengawal stabilitas keamanan dan hukum di wilayah terdampak.
Selain itu, koordinasi teknis di lapangan juga didukung penuh oleh Kepala Basarnas Provinsi Maluku Utara Iwan Ramdani, S.E., M.M., guna memastikan setiap langkah penyelamatan berjalan taktis dan terukur.
Ketegasan demi Keselamatan

Dalam arahannya, Pangdam XV/Pattimura memberikan instruksi tegas terkait pengawasan jalur pendakian dan kedisiplinan koordinasi. Beliau menekankan bahwa dalam situasi darurat, nyawa manusia tidak bisa ditawar.
“Keselamatan adalah hukum tertinggi. Saya minta pengawasan diperketat dan koordinasi antar-instansi jangan sampai kendor. Masyarakat dan pendaki wajib mematuhi rekomendasi vulkanologi agar tragedi seperti ini tidak terulang kembali,” tegas Mayjen TNI Dody Triwinarto.
Sebelum beranjak, Pangdam bersama rombongan turut meninjau jenazah korban erupsi di posko sebelum dievakuasi menuju RSUD Tobelo sebagai bentuk penghormatan terakhir dan kepedulian mendalam terhadap para korban.
Pantau Terus Hingga Tuntas
Operasi kemanusiaan ini belum berakhir. Pangdam XV/Pattimura dijadwalkan akan kembali melanjutkan peninjauan ke Posko Kodim 1508/Tobelo pada Minggu (10/05/2026) untuk memastikan proses pencarian dua korban tersisa berjalan maksimal hingga tuntas. Pemerintah daerah pun kembali mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rekomendasi resmi dari otoritas vulkanologi demi keselamatan bersama.
Laporan: Edwin Tatipang
Tags: halmahera utara
-
Wujudkan Indonesia Bebas Covid, Yonif Raider 300 Laksanakan Vaksinasi
-
Meriahkan Gebyar Sekolah Sehat, Bupati Tapanuli Selatan Lakukan Senam Pagi Bersama Para Siswa
-
Tinjau Jalan Tol Cisumdawu, Menteri Basuki: Percepat Penyelesaian dengan Pengawasan Ketat
-
MPC PP Padang Sidempuan Ikut Berpartisipasi Dalam Kegiatan Vaksinasi Serentak Bersama Polres Padang Sidempuan
-
Jatuh Dari Motor, Anggota Satgas Yonarmed 1 Kostrad Berikan Pertolongan Pertama Pada Warga
-
Musrebangcam 2023 Kecamatan Air Manjunto Fokus Peningkatan Ekonomi Masyarakat Dan Pembangunan Akses Jalan Ke Fasilitas Umum
-
Personil Kodim 0428/MM Tinjau Dan Lakukan Pengukuran Lokasi Pembangunan 2 Kantor Koramil Baru Di Mukomuko
-
Panglima TNI Hadiri Rakor Tingkat Menteri Dipimpin Menko PMK
-
Meskipun Kasus Konfirmasi Mingguan Terus Menurun, Vaksinasi Lengkap dan Booster Mutlak Diperlukan untuk Kendalikan Pandemi
-
Jaksa Agung RI Berikan Atensi Khusus Terhadap Pemberantasan Mafia Tanah dan Mafia Pelabuhan

