REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Latihan Bersama (Latma) Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2022 antara TNI Angkatan Laut (TNI AL) dengan US Navy dan US Marine Corps telah memasuki tahap kedua latihan yakni Force Integration yang berlangsung di Auditorium Pusat Latihan Kapal Perang, Koarmada II, Surabaya, Senin (12/12).
Pada tahap ini tiap-tiap Working Group (WG) akan mensinkronasikan jadwal kegiatan yang nanti akan dilaksanakan guna melatih dan meningkatkan profesional prajurit serta kerja sama taktis antar unsur dan satuan yang akan melaksanakan operasi. Tahapan kegiatan dan materi latihan yang dilaksanakan meliputi briefing maupun koordinasi antar unsur latihan agar nantinya unsur-unsur tersebut dapat dipantau oleh pusat komando dan kendali.
Latma ini menampilkan tiga fase berbeda dalam latihan yang dimulai sejak 7 hingga 21 Desember 2022 mendatang. Pada fase pertama kegiatan lebih banyak berlangsung di ruang kelas dengan serangkaian teori dan diskusi materi latihan. Pada fase ini, topik yang dibahas meliputi intelijen bidang maritim, sistem pesawat nirawak, public affair, penyelaman dan konstruksi bawah air, pertahanan pangkalan, hukum, medis dan komunikasi antar organisasi. Serta sebagai bagian dari kampanye angkatan laut, kedua negara juga menampilkan band gabungan yang tampil di tempat umum dan sekolah-sekolah di Surabaya.
Sedangkan Fase kedua yang sedang berlangsung mencakup aplikasi praktis dari teori dan diskusi yang telah dilaksanakan, serta mendirikan pusat komando dan kendali bersama. Kemudian pada tahap ketiga nanti, pusat komando dan kendali bersama akan mengendalikan operasi laut yang dilanjutkan dengan pendaratan pasukan di pantai Banongan Situbondo oleh pasukan TNI AL, US Navy dan US Marine Corps.

Tujuan dari digelarnya Latma CARAT ini adalah untuk mempromosikan kerja sama keamanan regional, memelihara dan meningkatkan kerjasama bidang maritim, dan meningkatkan interoperability bidang maritim.
Dalam Latma ini TNI AL mengerahkan enam unsur kapal perang yakni KRI Raden Eddy Martadinata-331, KRI Abdul Halim Perdakusuma-355, KRI Diponegoro-365, KRI Teluk Palu-523, KRI Surabaya-591 dan KRI Singa-651. Sedangkan dukungan AS untuk operasi amfibi ini meliputi USS Makin Island (LHD-8) dan Amphibious Transport Dock USS Anchorage yang dilengkapi dengan Unit Ekspedisi Marinir/Marine Expeditionary Unit (MEU) ke-13.
Program latihan bilateral Latma Carat 2022 yang merupakan forum kerja sama militer antara TNI AL, US Navy dan US Marine Corps ini merupakan salah satu wujud implementasi dari program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, yakni pembangunan sistem pembinaan kekuatan dan kesiapan operasi yang bersinergi dan mempunyai interoperabilitas tinggi.
Laporan : Suryadi
Sumber : Dinas Penerangan Angkatan Laut
Tags: jakarta
-
Kepada Menteri Haji dan Umrah Saudi, Wapres Minta Tenda Jemaah Haji Indonesia Lebih Dekat Lokasi Lempar Jumrah
-
3 Orang Diduga Geng Motor Berhasil Diamankan Polsek Tamansari Kabupaten Bogor
-
Tuntas, Tanggap Darurat Penanganan Longsor Desa Pondok Panjang Berakhir
-
Dr. Iman Surya: Birokrasi Yang Membangun ASN Berkualitas
-
Pemerintah Desa Sifitubanua Kecamatan Somambawa Nias Selatan tinjau lokasi Rumah Warga yang hangus terbakar
-
Silahturahmi Warga Binaan Dilakukan Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Cileungsi Ajak Jaga Kamtibmas Dan Ajak Cegah TPPO
-
Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Cigudeg giat sambang guna selalu menjaga Kamtibmas di Desa binaan, dalam rangka memberikan rasa aman serta mewujudkan tertib sosial di masyarakat Desa binaannya dan ajak cegah TPPO
-
Pemko Padang Sidempuan Laksanakan Penandatanganan Pakta Integritas Bersama KPPN
-
Kapolresta Siantar Di Minta Menindak Sabung Ayam Yang Meresahkan Warga
-
Polres Pinrang Serahkan Bantuan Al-Quran Di Pondok Pesantren Babul Khoir Tatae Duampanua

