Lepas 25 Kades Study Visit ke Tiongkok, Mendes Harap Jadi Role Model bagi Desa di Indonesia

REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto melepas sebanyak 25 Kepala Desa (Kades) untuk melakukan study visit terkait kemajuan desa ke Republik Rakyat Cina (RRC) di Operational Room, Kemendes PDT, Jakarta Selatan, Senin (13/07/2026).

Mendes Yandri meminta agar seluruh Kades yang menjadi delegasi masing-masing desanya itu untuk belajar secara serius, demi memperluas wawasan dan mengadopsi praktik terbaik desa di Tiongkok agar jadi role model bagi kemajuan pembangunan desa di Indonesia.

“Saya berharap Bapak Ibu jadi kiblat bagi desa-desa yang gak berangkat. Dan selama di sana sudah punya rencana, nanti kalau pulang saya mau bikin ini misalnya. Kita ada program SEHATI, swasembada ekonomi hijau. Nah tadi banyak tuh cakupannya ekonomi hijau itu. Bisa untuk kawasan industri, bisa trading carbon,” papar Menteri asal Bengkulu Selatan ini.

Lebih luas, Mendes Yandri juga menambahkan, pengalaman ini merupakan langkah penting dan sering kali membuka visi kepemimpinan, memungkinkan program desa yang lebih efektif, dan menginspirasi transformasi nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa di Tanah Air.

Di Tiongkok nanti, kata Mendes Yandri, para kepala desa dapat melihat langsung bagaimana negara Tirai Bambu itu berhasil membangun desanya melalui sinergi antara pemerintah pusat, desa, dan teknologi.

“Saya berharap temen-temen ini sudah punya program, nanti kalau proposalnya bagus ke Kemendes, kita bantu desanya Bapak Ibu. Biar nanti ada hasilnya,” jelas mantan Wakil Ketua MPR RI itu.

Mendes Yandri juga menjelaskan, studi tiru itu juga sangat membantu kepala desa mempelajari cara mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) yang modern, dari sektor pertanian hingga pariwisata terpadu secara mutakhir.

Baca juga:  Polsek Tanjungsari Lakukan Olah TKP Terkait Pelajar Tewas dalam Aksi Tawuran

Tak hanya itu, para kepala desa nantinya juga bisa belajar soal cara desa-desa di China dalam melestarikan kebudayaan mereka, hingga menyulapnya menjadi peluang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Ilmu yang Bapak Ibu tempa di Tiongkok itu, kita afirmasi dengan program di Kemendes, Bapak Ibu harusnya lebih sukses. Lebih berhasil, lebih adaptif, dari pada yang gak berangkat,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan itu; Wamendes PDT Ariza Patria. Serta dihadiri oleh segenap jajaran Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Sumber : Dayat/Humas

Tags: