REAKSIMEDIA.COM | Banyuwangi – Istri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Lilik Umi Nashriyah, bersama sejumlah anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM), mendampingi Iriana Joko Widodo dan Wury Ma’ruf Amin dalam kunjungan sosialisasi OASE KIM Peduli Stunting pada Selasa (25/7/2023).
Acara berlangsung di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, di mana Iriana dan Wuri bersama anggota OASE KIM melaksanakan demo gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CPTS), senam, bermain permainan tradisional bersama anak-anak, dan melakukan sosialisasi OASE KIM Peduli Stunting.

Dalam kesempatan tersebut, Lilik Umi, yang merupakan anggota bidang 2 yang menangani permasalahan stunting, menyampaikan laporan tentang kunjungan kerja Iriana Jokowi dan Wury Ma’ruf Amin yang bertujuan untuk membantu percepatan penurunan stunting sesuai arahan Presiden RI yang tertuang dalam Peraturan Presiden RI Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.
Presiden RI menargetkan prevalensi stunting nasional mencapai 14 persen pada tahun 2024, sedangkan prevalensi stunting pada tahun 2022 masih mencapai angka 21,6 persen. Oleh karena itu, dibutuhkan penurunan sebesar 3,6 persen setiap tahunnya untuk mencapai target tersebut.
Lilik Umi Nashriyah menjelaskan bahwa sasaran percepatan penurunan stunting meliputi remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 0-59 bulan. Intervensi stunting diperlukan baik sebelum kelahiran (prenatal) maupun setelah kelahiran (postnatal).

OASE KIM bidang 2 telah menyelenggarakan sejumlah program di Banyuwangi, termasuk penyuluhan optimalisasi kandungan gizi makanan dan memberikan bantuan makanan tambahan bergizi kepada anak-anak yang berisiko stunting. Bantuan ini disalurkan melalui kader posyandu terdekat yang diawasi oleh puskesmas serta dimonitor oleh anggota OASE bidang 2 setiap minggu. Bupati, yang merupakan salah satu anggota bidang dua, juga turut mendukung program ini.
Selain itu, Dinas Kesehatan memberikan penyuluhan kepada 36 kader posyandu yang akan menyalurkan bantuan pemberian makanan tambahan.
Program percepatan penurunan stunting di Banyuwangi ini menjadi pilot project OASE KIM bidang 2 karena belum pernah dilaksanakan oleh pihak manapun. Apabila berhasil, program ini akan diterapkan di wilayah-wilayah lain dengan prevalensi stunting yang tinggi.
Selain kunjungan ke pendopo, Iriana Jokowi, Wury Ma’ruf Amin, dan anggota OASE KIM juga melakukan kegiatan lain di kawasan Pantai Bangsring, yakni membersihkan pantai serta melepasliarkan tukik atau anak penyu di Kawasan Pantai Bangsring, Kabupaten Banyuwangi.
Laporan : Hotma
Sumber : Rusli/Kemendes PDTT
Tags: Banyuwangi
-
Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Menteri ATR/Kepala BPN Imbau Bangun Sistem dalam Rangka Kemudahan Berusaha
-
Pimpin Langsung Rapat Koordinasi Penurunan Stunting, Wapres Minta Berdayakan Masyarakat Hingga ke Tingkat Desa
-
Andi Haswidy Rustam,SSTP,M.Si Kadis KominfoSandi Gelar Rapat di Awal Tahun
-
Polresta Banyuwangi Siapkan Ratusan Personel Untuk Pengamanan Tour Of Kemala
-
Menhan Prabowo Joy Flight Bareng Rekan Media, Jajal Pesawat C-130J Super Hercules
-
Danramil 1710-07/Mapurujaya Jenguk Lagi Dua Anak Asuh Cegah Stunting Di Wilayah Binaan
-
Rakernis Fungsi Reskrim, Kapolda Sulteng: Penegakan Hukum yang Presisi dan Berkeadilan Guna Mendukung PEN
-
Polsek Pondok Suguh Gelar Kegiatan Bakti Sosial Kebersihan Rumah Ibadah di Momentum Hari Bhayangkara ke 77 Polri
-
Polsek Cileungsi Polres Bogor Amankan 3 Orang Anak Yang Terlibat Dalam Aksi Tawuran
-
Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Mengikuti Rakor Bersama Menko Marves RI Luhut Binsar Pandjaitan Secara Virtual

