REAKSIMEDIA.COM | Berastagi, Karo – Kerinduan masyarakat khususnya warga Berastagi akan terjadinya perubahan Kota Berastagi, mulai dari penataan tata kota, kesemberaut dan kemacatan di wilayah Berastagi yang sudah menjadi langganan, juga terciptanya penataan pusat pasar yang baik dan percepatan pembangunan Losd Jahe-Jahe, yang sudah terbakar.
Dalam hal ini Karang Taruna Kecamatan Berastagi yang juga turut prihatin dengan keberadaan Kota Berastagi saat ini, ingin mengambil andil dalam perubahan ini dengan cara mengerjakan aksi nyata dengan cara berkarya di Wilayah Kecamatan Kota Berastagi.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Berastagi, Premi Sembiring, ST mengatakan, kalau Karang Taruna dibawah pimpinannya akan lebih bisa berbuat dan bermanfaat, dan akan lebih banyak bekerja daripada mengeritik tanpa solusi, dan memulai dari hal terkecil dengan memperhatikan taman kota yang sudah seperti tidak terawat, kita tidak menunggu siapa siapa tapi kalau kita ingin melihat Kota Berastagi ini lebih indah, kita lakukan gotong royong dan penanaman bunga, kita siap melakukan perawatan selanjutnya,” ujarnya disela sela melakukan penanaman bunga dan pembersihan sampah-sampah, Jum’at (17/09/2021) di Jalur Hijau Kota Berastagi Kabupaten Karo Sumatera Utara.
“Kita akan melakukan apa yang bisa kita lakukan, kita sangat prihatin banyak dijalur jalur hijau ini memampangkan nama nama Perusahaan, Hotel, Bank atau apapun itu tapi perawatannya tidak dilakukan, yang awalnya menambah keindahan Kota Berastagi, namun akhirnya tidak terurus dan membuat pandangan mata terganggu dan tidak nyaman,” kata Premi Sembiring di dampingi Sekretarisnya, Dony Cristofel E.S.P.
Sambung Premi lagi, kita juga harus mengajak masyarakat agar lebih peduli dan bisa menanamkan idialis kecintaan dan merasa memiliki Kota Berastagi ini, agar bisa sama sama menjadi kontrol sosial dan ide-ide, bisa juga dituangkan kepada kami Karang Taruna, Kami siap menjadi corong dalam perubahan itu, kami siap menjadi agen perubahan,” imbuhnya yang diamini oleh Wakil Ketua Karang Taruna Kecamatan Berastagi, Frisky Surbakti.
Sementara Bendahara Karang Taruna Kecamatan Berastagi, Yoga Surbakti juga mengharapkan adanya perubahan perubahan di Kota Berastagi, terlebih menggali potensial potensial yang ada, terlebih adat dan budaya harus lebih ditingkatkan, mengingat Berastagi adalah Kota Wisata yang sudah dikenal sampai ke Manca Negara, sudah selayaknya kita bisa melakukan perubahan, tidak hanya menjual udaranya, tapi juga menjual keindahan, adat budaya karo yang unik, dan juga makanan kuliner kuliner Karo yang sebenarnya khas rasanya sangat disukai,” katanya.
Yoga Surbakti menambahkan, untuk lebih bisa berkarya kita butuh orang orang yang peduli mau menerobos dan kreatif, dan ini nanti yang kita munculkan di Karang Taruna Kecamatan Berastagi, siap menampung orang orang yang mempunyai jiwa sosial, kreatif dan inovatif demi perubahan dan Kemajuan Kota Berastagi dan Kecamatan Berastagi maupun Kabupaten Karo ini secara umumnya,” tutup Yoga.

Pantauan REAKSI MEDIA, Karang Taruna Kecamatan Berastagi melakukan gotong royong dan menanam bunga mulai dari Tugu Kol sampai ke Tugu Perjuangan Berastagi, serta juga membantu masyarakat dalam melakukan penyeberangan.
Laporan : Erianto Perangin Angin
Tags: berastagi karo
-
Problem Solving Polisi RW Di Jember, Mediasi Laporan Dugaan KDRT
-
Walikota dan Kades se-Kota Batu Dapat Penghargaan dari Gus Halim
-
Asyik Frestyle, Seorang Remaja Bersama Kendaraannya Diamankan Personil Unit 1 Turjawali Sat Samapta Polres Gowa
-
Satpol PP Lebak Tanggapi Ijin PBG PT. INDO PASIFIC AGUNG, Ini Penjelasannya
-
Tingkatkan Konektivitas Trans Papua, Kementerian PUPR Bangun 29 Jembatan di Ruas Merauke – Sorong Kabupaten Teluk Wondama Tahun 2022
-
Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Patebon Melaksanakan Patroli Pengawasan PPKM Darurat
-
Dewi Aryani Reses Bagikan Beras, Parcel dan Bibit Buah untuk DPC PDIP Kota Tegal
-
Kendaraan Antri Mengisi BBM, Jerigen Juga Antri BBM Di SPBU 74.912.56 Pinrang
-
Keluarga Marsinah Bangga Kapolri Peduli Buruh: Seperti Perjuangan Adik Kami
-
Dukung Situasi Aman saat Pilkades, Dirjen Bina Pemdes Imbau Pemerintah Kabupaten Kampar Merazia Peredaran Miras





