REAKSIMEDIA.COM | Pinrang – Menempati posisi ke 5 pada perhelatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kontingen Kabupaten Pinrang disambut secara resmi oleh Bupati Pinrang Irwan Hamid, Kamis (3/8).
Didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Pinrang A.Matjtja,S.Sos Bupati Irwan mengungkap apresiasi atas raihan prestasi di berbagai cabang lomba yang digelar di Kabupaten Soppeng ini.
Bupati Irwan pun berharap, prestasi ini dapat ditingkatkan dimasa datang dan menjadi motivasi bagi anggota PGRI lain dalam mendulang prestasi.

Selain itu, Bupati Irwan juga mengapresiasi seluruh kontingen yang dapat menjaga nama baik Kabupaten Pinrang selama perhelatan Porseni digelar.
“Alhamdulillah, kita semua telah kembali ke Pinrang dan saya mengapresiasi setiap prestasi yang telah diraih.” ujar Bupati Irwan.

untuk diketahui, Kontingen Porseni PGRI Kabupaten Pinrang menempati posisi 5 raihan medali dengan rincian Juara 1 Pengucapan Ikrar Guru Putra, Juara 1 Tari Tunggal, Juara 2 Melukis Putra, Juara 2 Kreatifitas Guru tingkat TK, Juara 2 Standup Comedy Putri, Juara 2 Bola Volly Putri, Juara 3 MTQ Qariah, Juara 3 Kreatifitas Guru tingkat SLB dan berhasil meraih juara terbaik ke – 6 pada Defile pembukaan.
Laporan : Mussin Jack
Tags: Pinrang
-
Turnamen Voli Ball Patobong Cup I Se-kabupaten Pinrang Resmi Dibuka
-
Kemenag Aceh Timur Kejar Target Pengukuran Tanah Wakaf
-
Kemenparekraf Turut Semarakkan Ajang ’11th ASEAN Para Games 2022′
-
Ini Kegiatan Kunker Danrem 012/TU ke Kodim 0118/Subulussalam
-
EKS Relawan Pemenangan Peringatan Kepada Cek mad “Kesalahan Kecil Bisa Berakibat Fatal”
-
Digitalisasi Pembayaran PT KAI Luncurkan KAIPay, Gus Din Berikan Apresiasi Positif
-
Kodim 1710/Mimika Laksanakan Kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah Dalam Rangka Peringatan HUT Ke-78 Persit Kartika Chandra Kirana
-
Polairud Polda Sumut Amankan Ratusan Satwa Dilindungi
-
Puncak Peringatan HUT Kodam XVII/Cenderawasih Ke-61 Tahun 2024, Kodim 1710/Mimika Gelar Acara Syukuran
-
Gus Halim: BUM Desa Tidak Boleh Matikan Usaha Warga Desa





