REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan kini mulai berimbas dan menyelimuti wilayah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Guna mengantisipasi gangguan kesehatan masyarakat, Kapolres Mukomuko *AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K.,* bergerak cepat membagikan *1.000 masker* gratis kepada masyarakat, Kamis (22/10/26).
Kegiatan sosial peduli kesehatan tersebut dilaksanakan di tengah aktivitas masyarakat yang terdampak kabut asap.
Disela kegiatan tersebut, Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., menyampaikan:
> “Karena kita membagikan seribu masker kepada masyarakat khususnya Kabupaten Mukomuko yang dimana mungkin kita ketahui bahwa di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan sedang terjadi karhutla. Jadi berimbas, asap sudah sampai di Kabupaten Mukomuko. Jadi hari ini kami membagikan untuk masyarakat agar tetap menjaga kesehatannya.”
> “Terkait kabut asap yang melanda Kabupaten Mukomuko, kami imbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mukomuko silakan menggunakan masker bila keluar rumah atau keluar dari mobil. Silakan digunakan untuk menjaga kesehatan masyarakat agar tidak terkena sesak nafas, ISPA, dan gangguan pernafasan lainnya.”
Kapolres juga menegaskan, untuk wilayah Kabupaten Mukomuko sendiri hingga saat ini tidak ditemukan kasus karhutla. Namun ia mengingatkan keras agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.
> “Alhamdulillah, mungkin di Kabupaten Mukomuko ini tidak ada karhutla. Jadi kami tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mukomuko agar tetap menjaga kelestarian lingkungan yang ada di Kabupaten Mukomuko. Jangan sampai ada yang sengaja membakar lahan, kami akan proses sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” tegasnya.
*”17 Puskesmas Siaga, Dinkes Imbau Warga Segera ke Faskes Jika Sesak”*
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, *Jajat Sudrajat, SKM,* menyampaikan pihaknya telah menyiagakan seluruh fasilitas kesehatan.
“Kami dari Dinas Kesehatan punya 17 Puskesmas. Kami sudah melaksanakan himbauan, menyampaikan himbauan terkait dengan kondisi cuaca saat ini. Antisipasinya adalah untuk menggunakan masker bila keluar rumah dan segera datangi fasilitas kesehatan terdekat bila mengalami gangguan pernafasan. Saya kira itu mungkin yang bisa kami himbau untuk masyarakat Kabupaten Mukomuko,” ujar Jajat.
Pihak Polres Mukomuko bersama Dinas Kesehatan dan instansi terkait terus bersinergi melakukan pemantauan kualitas udara dan kesiapan penanganan dampak kabut asap bagi masyarakat.
Laporan: Rahmadsyah Sipahutar.
Tags: mukomuko bengkulu
-
Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kapolda Sulteng: Tugasmu Hanya Menjalankan Takdir Allah SWT dengan Ikhlas
-
Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI Di Kepulauan Riau
-
Mendes Yandri: Delegasi Kades ke Tiongkok Wajib Jadi Contoh Wujudkan Desa Terbaik
-
Jala Fair Tahun 2023, Wujudkan UMKM Indonesia yang Sehat, Kokoh, dan Mandiri
-
Hadiri Gatra Awards 2022, Wapres Minta Kebebasan Pers Harus Disertai Tanggung Jawab Sosial
-
Danrem 071: Festival Jendral Soedirman Refleksikan Nilai Kejuangan dan Wawasan Kebangsaan
-
Balita Gagal Tumbuh (Stunting) dan Gizi Buruk Tanpa Perhatian Pihak Kesehatan
-
Pj. Bupati Pinrang H. Ahmad Akil,SE.MM Menghadiri Pembukaan (MTQ) Tingkat Provinsi Sulsel Dikab. Takalar Ke XXXIII
-
GMKI: Bonus Demografi Menjadi Pasar Menguntungkan Bagi BUMN
-
Baksos Bersihkan Rumah Ibadah Sambut HUT ke-80 TNI, Kodim 0428/Mukomuko Gelar Pembersihan dan Pengecatan serta Rehab Masjid di Kampung Nelayan



