REAKSIMEDIA.COM | Lampung Timur – Diduga Oknum Mantri Hewan ( A ) Kecamatan Batanghari nuban Lampung Timur, telah lakukan Dugaan Pungli Kepada para peternak Sapi yang ada di Kecamatan Batanghari nuban, Lampung Timur.
Menurut Keterangan salah satu warga yang enggan di sebutkan namanya, rabu(26/05/2021), pungutan ini sudah berlangsung sejak tahun 2017 hingga 2020 ini, pungutan itu di peruntukkan menyuntik indukkan sapi.
“Sekali suntik Rp.100.000 mas, setiap peternakan membayar variasi mas, kami bayar langsung ke mantri hewan mas, yang pertama segitu kalau gak jadi baru bayar 50 ribu” Ujarnya.
Saat di konfirmasi oleh awak media, inisial ( A ) mengakui mereka menerima upah dari suntik sapi, tapi ia enggan dikatakan pungutan, ” iya mas memang ada biaya tapi itu hanya untuk sebatas bensin operasional saja” tegasnya.
Masih keterangan ( A ) mengakui bahwa ia tidak memberikan kartu untuk peternak dan memungut biaya karena kurangnya anggaran yang diterima dari dinas peternakan kabupaten Lampung timur.
” kami tidak memberikan kartu karena memang tidak dianjurkan mas, dan kenapa kami masih memungut bayaran karena memang anggaran dari dinas kurang mencukupi mas” tambahnya.
Saat awak media menanyakan Program Pemerintah SIWAB(Sapi Indukan Wajib Bunting) yang berlaku dari tahun 2017-2019 dan berganti dengan Program SIKOMANDAN (Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri) pada tahun 2020, yang dimana pada program itu bahwasannya Pemerintah memberikan bantuan Obat bagi para peternak secara gratis, ( A ) pun berdalih semua itu sudah sesuai.
“Uang itu sukarela mas, untuk biaya transportasi kami di lapangan mas, lagi pula dibawah Rp. 100.000 mas kami mungut nya, kalau mau dipakai benar programnya ya sapi harus dibawa ke tempat kami ( inseminator )” tegasnya.
Terkait berita ini awak media akan mencoba mengkonfirmasi ke dinas terkait apakah benar anggaran untuk program SIKOMANDAN jika dikerjakan dengan benar bisa menyusahkan Inseminator karena jauh dari kata cukup.
Laporan : Herman
Tags: lampung timur
-
Pasukan TNI Para Raider 501 Terjun Dari Langit Australia: Bersama Tuhan Kami Menyerbu Dari Langit
-
Alumni Akabri 2001 Berikan Bansos kepada Keluarga Korban Meninggal Karena Covid-19
-
BI Mengaku sudah menyerahkan Jaminan Kemenkeu, Aneh 3 Surat Andri Tidak dijawab
-
Wakil Bupati dan Kapolres Mukomuko Kunjungi dan Beri Bantuan Kepada Korban Tanah Longsor di Desa Lubuk Gedang
-
Peringati Hari Dokter Nasional, Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Bantu pelayanan Pengobatan dan Sunatan Gratis
-
Dukung Peningkatan Ekspor, Kemendag Siap Luncurkan Aplikasi Inaexport
-
Polsek Citeureup Tindak Cepat Respon Laporan Terkait Dugaan Tawuran Melalui Rekaman CCTV di Jl. Kranggan Puspasari
-
Puluhan Prajurit Berjibaku Demi Wujudkan Mimpi Warga
-
Danrem 071: Laksanakan Tugas dengan Ikhlas dan Optimal
-
Siaga KARHUTLA di Bumi HIBUALAMO: Kolaborasi Manunggal TNI, Polri, dan Pemda Halut Demi Jaga Kelestarian Alam




