REAKSIMEDIA.COM | Bogor – Bupati Bogor Ade Yasin bersama Forkopimda Kabupaten Bogor, melakukan pemantauan penyekatan jalur mudik di Pospam Simpang Gadog Ciawi Kabupaten Bogor, Rabu (12/5). Dari hasil pantauan langsung Bupati Bogor berhasil memutar balik bus dan travel yang berisi pemudik yang mencoba mengelabui petugas agar bisa lolos mudik.
Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, peninjauan penyekatan jalur mudik wilayah Gadog menuju Puncak, Cianjur dan Bandung, berdasarkan data sejak diberlakukannya larangan mudik pada 6 Mei 2021 sudah ada 9.000 kendaraan yang berhasil diputar balik dari total 25.000 kendaraan yang diperiksa.
“Pengetatan jalur mudik akan terus dilakukan sampai 17 Mei 2021 selama 24 jam. Pemeriksaan ini kita lakukan tidak hanya pemudik juga untuk kendaraan yang mencurigakan. Hari ini saya berhasil putar balik kendaraan travel dan bus pengangkut pemudik, mereka coba kelabui petugas barangnya mereka angkut pakai bis dan travel penumpangnya naik angkot, kita putar balik tidak ada toleransi karena mudik ini memamg dilarang,” ungkap Ade Yasin.
Menurutnya, selain pemudik juga tindakan dilakukan terhadap sebuah truk yang mengangkut anak-anak untuk takbir keliling. “Tadi kita putar balik, takbir keliling ini dilarang tadi juga kapasitasnya sangat penuh sekali sangat membayakan, kita amankan truknya dan anak-anak diminta untuk turun,” tegas Bupati.
Lanjut Bupati Bogor menyatakan, untuk pengamanan arus balik juga yang akan dilakukan mulai 13-17 Mei 2021, perlakuan dan tindakan sama seperti halnya penyekatan jalur mudik. “Apabila ada yang saat berangkat lolos dari petugas, pada saat arus balik kami akan putar balik ke kampung halaman sebelumnya, tidak bisa masuk Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Terkait pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1442 Hijriyah, dirinya akan melaksanakan di salah satu mushola tidak jauh dari kediamannya. “Saya Shalat Ied di mushola dekat rumah, pelaksanaan Sholat Ied ini ada pembatasan hanya dapat dilaksanakan di masjid dan mushola di wilayah masing-masing tingkat RT dan RW supaya tidak nyebrang antar desa dan Kecamatan jadi di lingkup terkecil salatnya,” tutupnya.
Laporan : Hotma Lingga
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Tags: bogor
-
Kunjungi Polsek Manuju, Kapolres Gowa Cek Perbaikan Pembangunan Mushola
-
Munjirin, S.Sos, M.Si Lantik Pengurus Badan Kordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Jakarta Selatan Periode 2020-2025
-
Wujudkan Kondusifitas Wilayah Binaan Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Cijeruk Sambang Beri Pesan Kamtibmas Warga Binaan dan ajak Cegah TPPO
-
Bejat, Seorang Ayah di Tegal Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri yang Masih Duduk di Kelas 4 SD
-
Mendes Yandri Sebut BPD jadi Kekuatan untuk Bangun Desa
-
Babinsa Koramil 1715-05/Batom Kodim 1715/Yahukimo Bersama Masyarakat Menggelar Diskusi Penting Terkait Pembangunan Jembatan Gantung
-
Pemeriksaan Ranmor Dinas, Senpi dan Amunisi Jajaran Polres Pekalongan oleh Tim Slog Polri
-
​Wujudkan Swasembada Pangan 2026: Bupati Piet Hein Babua Pimpin Penanaman Jagung Perdana di Lahan UNIERA
-
Kapolda Jateng: Hujan di Semarang Akan Dialihkan Lewat Rekayasa Teknologi
-
TPPS Kabupaten Pinrang Gelar Diseminasi Audit Kasus Stunting, Bahas Faktor Penyebab dan Solusi

