REAKSIMEDIA.COM | Gunung Sitoli – Salah satu pasien RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr M Thomsen Nias di GUNUNGSITOLI mengeluhkan sarapan pagi yang diberikan kepada pasien, betapa tidak kecewa para pasien terhadap menu yang diberikan hanya nasi putih ditambah telur goreng yang telah dipotong-potong kecil.
Salah satu pasien yang tidak ingin namanya ditulis dalam pemberitaan dengan alasan sedang dirawat di rumah sakit tersebut menyampaikan kepada awak media bahwa dari menu yang diberikan tersebut sepertinya tidak membuat pasien bertambah gizi.
Ditambahkannya apakah ini akibat efesiensi anggaran yang sedang terjadi atau bagaimana? Beliau berharap untuk pemenuhan gizi di rumah sakit jangan sampai berdampak efesiensi anggaran oleh karena para pasien itu butuh suplemen gizi yang baik untuk mendukung pemulihan pasien.
Salah satu anggota DPRD Kabupaten Nias Bobiwan S ndruru ketika dikonfirmasi oleh wartawan melalui pesan whatsapp menyampaikan terimakasih atas informasi yang telah disampaikan awak media dan menyampaikan hal ini akan disampaikan kepada direktur serta dinas terkait yang menangani serta anggota DPRD yang masih muda dan energik ini menyampaikan bahwa hal ini akan segera ditindaklanjuti,” tutupnya.
Tags: gunung sitoli
-
Maknai Perjuangan Para Pendahulu, Kodim 1710/Mimika Peringati Hari Pahlawan 10 November
-
Menteri Basuki Ajak KADIN Terus Aktif Terlibat Dalam Pembangunan Perumahan di Indonesia
-
Sekda Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi Terpilih Sebagai Ketua Umum FORSESDASI Periode 2021-2024
-
Jenderal TNI Dudung Abdurachman Resmi Menjabat Kasad
-
Bupati Pinrang Menerima Kunjungan Kesatuan Pelajar Mahasiswa Pinrang (KPMP) Parepare di Ruang Kerja Bupati
-
Polisi Beserta Bhayangkari Distribusikan Bansos untuk Korban Gempa Cianjur
-
Tingkatkan Irigasi Persawahan di Cilacap, Embung Sumingkir Diresmikan
-
Polres Halmahera Utara Gelar Simulasi Sispam Mako: Garda Terdepan Polri Menjaga Marwah dan Keamanan Negeri
-
Vaksinasi Serentak Se Indonesia, Kapolda Sulsel Hadiri Secara Virtual di Kabupaten Maros
-
Menteri Desa PDT Bahas Program di Desa Tepat Sasaran Bersama Mendagri




