Pekerjaan Pengaspalan Hotmix di DISDUKCAPIL Kabupaten Bogor TA 2025, Diduga Asal Asalan

REAKASIMEDIA.COM | Kabupaten Bogor – Proyek Pekerjaan Kontruksi yang bersumber dari anggaran APBD tahun 2025, dengan pagu Rp. 1.431.298.000,- untuk Paket belanja pemeliharaan bangunan gedung tempat kerja-bangunan gedung kantor di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) Kabupaten Bogor, Senin (26/5/2025).

Adapun anggaran pekerjaan kontruksi sebesar Rp.1.431.298.000,- dilakukan di beberapa titik lokasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) Kabupaten Bogor.

Salah satunya, pengerjaan pengaspalan Hotmix yang lokasinya berada di depan halaman gedung Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL), dalam pelaksanaan baru selesai di kerjakan berkisar 1 (Satu) bulan lalu.

Namun, dari pantauan Tim wartawan WWW.REAKSIMEDIA.COM, hasil pekerjaan pengaspalan Hotmix yang berlokasi di depan halaman gedung Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL). Kondisinya begitu sangat memprihatinkan. Dan di duga dalam pelaksanaannya pekerjakan tersebut, terkesan asal-asalan. Hal ini dibuktikan melihat kondisi bagian atas pada permukaan aspal sudah pada pecah dan retak-retak, bahkan berlubang yang kedalamannya cukup signifikan.

Sehingga, melihat kondisi dari pengaspalan Hotmix yang dilakukan ini. Dapat di duga, bahwa Kontraktor pelaksana atau penyedia jasa. Tidak melaksanakan pekerjaan, sesuai dengan spesifikasi (bestek).

Pekerjaan kontruksi yang dilakukan dengan metode pemilihan E-Purchasing ini, bisa jadi timbul permasalahan, akibat minimnya pengawasaan dari Konsultan Pengawas dilapangan atau bahkan dari pihak Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) sebagai Pengguna Anggaran.

Akhirnya untuk mendapatkan keterangan terkait masalah ini, media mencoba melakukan untuk konfirmasi kepada Kepala Dinas (Kadis) maupun Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL). Namun beberapa kali datang, hasilnya tidak pernah bertemu, dengan alasan dari para staf pegawai di DISDUKCAPIL, bahwa Kepala Dinas dan Sekdis sedang berada di luar kantor.

Baca juga:  Panglima TNI Tinjau Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut, Jawa Barat

Selanjutnya, media bertemu Dadan salah satu Kabid, namun Dadan mengaku tidak terlalu memahami masalah ini, karena pekerjaan pengaspalan Hotmix yang dilaksanakan di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) bukan di bidang pekerjaannya ataupun sebagai PPK nya.

Padahal diketahui, proyek pengaspalan Hotmix tersebut, pekerjaannya sudah selesai dilaksanakan 100%, namun baru 1 (satu) bulan berjalan, alhasil ditemukan ada di beberapa titik lokasi sudah terjadi kerusakan, dan informasinya pihak Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL), rencananya akan segera melakukan perbaikan, dan saat itu memang terlihat di titik lokasi kerusakan sudah ditandai garis warna putih. Namun anehnya, sampai berita ini di tayangkan, kondisi kerusakan pengaspalan Hotmix tersebut masih dibiarkan begitu saja, sehingga di khawatirkan nantinya, kerusakan akan menjadi semakin parah dan bahkan kerusakan bisa melebar ke mana-mana, bila hujan turun dan air menggenangi titik-titik kerusakan tersebut.

Yang menjadi pertanyaan, Ironisnya Inspektorat, Kejaksaan dan BPK RI seakan-akan tutup mata atas kasus ini, padahal, anggaran yang digunakan dalam pekerjaan pengaspalan Hotmix ini, berasal dari APBD yang dipungut dari pajak masyarakat Kabupaten Bogor.

Untuk itu, rencananya media akan menyurati KPK RI dan Kejaksaan Agung (KEJAGUNG) Jakarta, agar permasalahan ini bisa ditindaklanjuti, tujuannya agar ke depan, kejadian seperti ini tidak terulang kembali dan sekaligus menjadi pembelajaran bagi para Kontraktor pelaksana, Konsultan, PPK maupun KPA/PA.

Tags: