Pekerjaan Rabat Beton Sudah Pada Retak, Namun Masih Dianggap Baik Oleh Tim Teknis Bina Marga Dinas PU Kabupaten Takalar

REAKSIMEDIA.COM | Takalar -Pekerjaan jalan rabat beton di Desa Laikang Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar, yakni proyek pekerjaan ruas jalan betonisasi dijalan poros Cikoang-Laikang yang dikerjakan oleh PT. Valantey, dengan Volume 1.250×5 sebesar Rp. 4.406.800.000 dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) TA. 2021, di Duga gagal konstruksi oleh Koalisi 5 (Lima) Lembaga LSM di Mangarabombang, pasalnya jalan rabat beton baru berusia seumur jagung sudah mulai patah dan retak. Jumat,(25/6)

Dalam Audensi yang si ikuti oleh Koalisi 5 (Lima) LSM di Mangarabombang yang bertempat di kantor Dinas PU Kabupaten Takalar, membahas beberapa Faktor penyebab kegagalan konstruksi ini, pada dasarnya sangatlah luas tergantung aspek yang dilihat.

Pekerjaan Kontruksi jalan beton Ruas Cikoang-Laikang diduga tidak sesuai Spek, dan juga mulai dari sistem pengawasan, selanjutnya tidak dilakukan penyiraman, instalasi produksi tidak tepat, hingga menyebabkan kerusakan jalan.

Salah seorang Tim Teknis Bina Marga Dinas PU Kabupaten Takalar yang akrab disapa Daeng Eppe, dalam Audensi pada hari Rabu,(23/6) mengatakan, terkait pekerjaan jalan betonisasi di jalan poros Cikoang-Laikang, soal betonisasi keretakan itu biasa terjadi, dan dikatakannya, masih baik kalau cuma hanya retak begitu dan itu bukan patah,” ucapnya.

Laporan : Sainuddin Tuan Sore

Baca juga:  Sinergitas TNI- Polri, Bhabinkamtibmas Desa Cibedug Polsek Ciawi Bersama Babinsa melaksanakan kegiatan sambang ke warga di wilayah Desa binaannya

Tags: