Pengajian Akbar Dan Bersholawat Dalam Rangka HUT Desa Air Emas ke 32

REAKSIMEDIA.COM | Kuansing – Perayaan HUT Desa Air Mas Ke-32 yang di laksanakan mulai pada pukul 21.00 wib, Rabu 25 Desember 2024, sebuah momen dalam merayakan pembangunan dan pertumbuhan yang telah dicapai selama tiga puluh dua tahun terakhir.

Dalam perayaan Tiga Dekade perjalanan, Kades Air Mas Kades Adi Sutiyo SH mengungkapkan perkembangan, dan prestasi Desa Air Mas, terdapat makna yang sangat penting, bersejarah dan bernilai bagi masyarakat desa Air Mas.

Dalam perayaan ini, sebagai pemberi ceramah Kyai Sirojul Munir M. Sy dan Gus Mahrus, selain itu  itu, dalam acara ini juga  di hadiri Camat Singingi, Saparman, ST.,ME, Kepala Desa Air Mas, Babinsa.Pratu Ricardo, serta Kepolisian dari Sektor Singingi ada 12 personil diantara IPDA Haris Suparman SH, AIPTU M. Syarif BRIPKA EKY BOY VELANOSA,Rt/Rw diwakilkan Gunawan, Tokoh Agama Kyai Muzakir,Kyai Misbahudin, Tokoh Adat Desa Air Mas serta Masyarakat Desa Air Mas dan Masyarakat desa tetangga beserta undangan.

Meskipun hujan deras saat perayaan ini,  namun antusias masyarakat dalam menghadiri acara Pengajian dan Sholawat begitu tinggi.

Dalam kesempatan ini, salah satu tokoh Agama yang diwakili oleh Kyai Muzakir dalam sambutannya menjelaskan, bagaimana awal terjadinya nama Desa Air Emas yang ber awal dari Nama Sp F 06 (satuan pemukiman) F 06 ( Fasilitas 06 ) . Transmigrasi adalah satu proyek Lipat Kain dan tempat tinggal tersebut dinamakan D1 sampai dengan D10 yang menjadi F 1 s/d 10 . Sementara itu, Almarhum Sudiatmo yang wafat sudah 32 tahun lalu adalah salah satu tokoh masyarakat pembina di Desa Air Emas .

Bersamaan dengan HUT Desa Air Mas ini dilaksanakan lantunan sholawat massal dan Pengajian Akbar. Dengan harapan dilaksanakannya kegiatan ini Masyarakat desa Air Mas senantiasa mendapatkan Rahmat serta keridhoan dan dijauhkan dari malapetaka.

Baca juga:  Sambut Hari Bhayangkara ke 77, Polsek Lubuk Pinang Gelar Bakti Sosial

Sementara itu, Camat yang diwakili Kyai Muzakir di minta menyampaikan kepada masyarakat, terima kasih karena dalam pelaksanaan Pilkada yang lalu, semua berjalan dengan lancar dan kondusif.

Selanjutnya Acara dilanjutkan dengan pengajian dan sholawat yang di bawakan oleh penceramah dari Pekanbaru Kyai Sirojul Munir M Sg. Dalam ceramahnya, Dia mengatakan bahwa ada tiga hal yang sangat penting yakni Pendekatan Sejarah Budaya, Pendekatan Sejarah Agama dan Menarik Kemanfaatan.

Dalam hal ini Kyai Sirojul Munir M Sg perlunya kebersamaan suku budaya dalam hal membangun bangsa supaya menjadi bangsa yang kuat dan hebat, yang di umpamakan Tumpeng. Hampir di setiap suku mempunyai filosofi masing-masing begitu juga dengan tumpeng. Dimana dasar dari tumpeng adalah makanan dari berbagai jenis dan di umpamakan sebagai suku-suku, namun semakin naik tinggi mengerucut itulah junjungan kita Nabi Besar Muhammad.

Saling hormat menghormati antar suku dan agama dengan demikian filosofis hidup bermasyarakat akan terjalin harmonis dan sejahtera. Dan di penghujung acara, dilaksanakan dengan doa yang dibawakan oleh Kyai Misbahudin

Laporan : Jakup Tarigan

Tags: