REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan tiga jembatan gantung untuk meningkatkan konektivitas antar desa di Provinsi Jawa Timur, yakni Jembatan Gantung Brungkah di Desa Karangrejo Kabupaten Pacitan, Jembatan Gantung Kowel Kabupaten Pamekasan, dan Jembatan Gantung Macanbang Kabupaten Tulungagung.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan jembatan gantung sebagai salah satu infrastruktur kerakyatan akan memperlancar mobilitas dan memangkas waktu tempuh antar desa yang sebelumnya harus memutar jauh karena terpisah oleh kondisi geografis, seperti lereng, bukit, jurang, ataupun sungai.
“Hadirnya jembatan gantung akan mempermudah dan memperpendek akses warga masyarakat perdesaan menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga,” kata Menteri Basuki.
Pembangunan ketiga jembatan tersebut dilaksanakan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali sejak Agustus 2021 dan rampung pada Maret 2022 dengan anggaran tahun jamak sebesar Rp 9,9 miliar dalam satu paket kontrak pekerjaan.
Jembatan Gantung pertama yang diselesaikan adalah Jembatan Gantung Brungkah di Desa Karangrejo Kabupaten Pacitan dengan panjang 84 meter (m). Manfaat jembatan gantung ini akan langsung dirasakan masyarakat setempat sebagai akses penghubung antar desa.

Jembatan gantung selanjutnya yang juga telah selesai adalah Jembatan Kowel di Kabupaten Pamekasan dengan panjang 60 m. Jembatan gantung ini akan menghubungkan Kelurahan Kowel menuju Kelurahan Gladak Anyar. Jembatan gantung ini sekaligus sebagai pengganti Jembatan Kowel yang rusak akibat diterjang banjir pada Januari 2021 lalu.
Terakhir, terdapat Jembatan Gantung Macanbang di Kabupaten Tulungagung dengan panjang 42 m yang juga telah rampung pembangunannya. Pembangunan jembatan gantung ini untuk mempermudah akses jalan warga terutama yang bekerja sebagai petani untuk menuju ke area persawahannya dan mempermudah akses jalan dari Desa Macanbang ke Desa Gondosuli.
Berdasarkan data, tercatat sejak 2015 hingga 2021 Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga telah membangun 409 unit jembatan gantung di seluruh Indonesia. Total panjang keseluruhan jembatan gantung mencapai 30.445 meter. Jembatan gantung tersebut dibangun dengan bentang terpendek 42 meter dan terpanjang 150 meter lebar 1,8 meter. Pada TA 2022 direncanakan akan dibangun sebanyak 73 unit jembatan gantung. Rinciannya, Wilayah 1 yang meliputi Pulau Sumatera dan Kalimantan 27 unit, Wilayah 2 Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Timur 31 unit dan Wilayah 3 Sulawesi hingga Papua 15 unit.
Jembatan gantung merupakan salah satu wujud kebijakan Presiden Joko Widodo untuk membangun infrastruktur daerah perdesaan terutama yang sulit dijangkau sehingga lebih terbuka. Kehadiran jembatan gantung sangat dibutuhkan masyarakat karena kondisi geografi wilayah Indonesia yang memiliki banyak gunung, lembah dan sungai. Secara fisik, kondisi ini kerap menjadi pemisah antara lokasi tempat tinggal penduduk dengan berbagai fasilitas pelayanan publik seperti sekolah, pasar, dan kantor pemerintahan. (*)
Laporan : Suryadi
Sumber : Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Tags: jakarta
-
Perkuat Silaturahmi dan Koordinasi, Polsek Teramang Jaya Gelar Jumat Curhat Dengan Pemerintah Kecamatan
-
Takut Terbongkar Pungli “Kepala SMAN 2 Perintahkan Satpam Hadang Sejumlah Wartawan Untuk Meliput
-
Rutan Kelas IIB Kabanjahe Gelar Giat Pelatihan Fisik Mental Dan Displin Di Batalyon 125 Simbisa
-
Jembatan Rampung, Akses Warga Semakin Lancar, Bukti Nyata TMMD Ke-129 Hadirkan Manfaat untuk Kampung Sesor
-
Optimalkan Program OPOR Infrastruktur PUPR, Menteri Basuki Tinjau Konservasi Hutan Mangrove Tahura Pasca KTT-G20 di Bali
-
Bakamla RI Jemput 18 Nelayan Indonesia di Australia
-
Kemenko Marves Ajak Rekan Media Kunjungi Lokasi Presidensi KTT G20 Indonesia di Bali
-
Mantan Ketua Walhi Kaltim Yakin LSM dan Akademisi akan Menerima Kepindahan IKN
-
Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk
-
Bupati Yahukimo Tegaskan Pemekaran Papua Bakal Percepat Pembangunan



