REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko Bengkulu – Gelaran Sepak Bola di Open turnamen Pondok Lunang ricuh dan berhenti ditengah pertandingan, kericuhan terjadi antara pemain dari Desa Air
Dikit vs tuan rumah yang diduga wasit kurang netral alias “berat sebelah” karena lebih memihak kepada pondok lunang selaku tuan rumah.
Iki mewakili Karang Taruna Desa Air Dikit merasa kecewa terhadap wasit berinisial (Y) yang tidak netral sebagai wasit dalam memimpin pertandingan yang berlangsung sehingga terjadi keributan, kamis (23/6/22).
Iki juga merasa kecewa terhadap keputusan itu karena tertera di poin (H) karena di anggap suppoter tuan rumah yang masuk lapangan pertandingan terlebih dahulu,” pungkas iki.
Masih iki menyampaikan kepada awak media dengan kejadian tersebut iki minta kepada dinas terkait segera memberikan saksi kepada kegiatan open turnamen desa pondok lunang, karena sudah membuat para pemain dari Tim Desa Air Dikit tidak ada kenyamanan dan keadilan didalam berlaga dilapangan.
Dan untuk wasit yang tidak bisa netral dalam memimpin jalannya permainan/pertandingan, khusus untuk pengurus KONI dan askab segera berikan saksi kepada wasit yang tidak bisa perilaku adil kepada pertandingan yang dipimpinnya.
” Jika kalau terus dibiarkan begini akan mereka ulangi terus, dan rusak lah citra wasit di mukomuko karena ulah oknum tersebut,” ujar Iki kesal
Sampai berita ini naik pihak panitia dan wasit belum bisa dihubungi, sedangkan ketua Askab kabupaten mukomuko weri Tri kusuma tidak bisa menanggapi hal tersebut dikarenakan beliau tidak berada di tempat.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: mukomuko bengkulu
-
Sinergi TNI – Polri dan Perangkat Desa Juga Warga Binaan Wilayah Hukum Polsek Rumpin untuk Wujudkan Kemitraan dalam Menjagaa Kamtibmas dan Pencegahan TPPO
-
Kunjungi Desa Manjunto Jaya, Tim Kecamatan Air Manjuto Tuntaskan Penilaian Lomba Desa 2026
-
Kapolres Gowa Hadiri Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Bagi ASN di Lingkup Pemkab Gowa
-
Patroli Perairan, Kapolres Demak Cek Situasi Pantai Morodemak
-
Dukung Ketersediaan Air Baku di Kota Kupang, Kementerian PUPR Siap Bangun Bendungan Kolhua pada Tahun 2022
-
Pihak Kepolisian Polsek Tamansari Polres Bogor Menggelar Olah TKP Penemuan Jenazah Di Pos Ronda
-
Kapolri Listyo Sigit Kunjungi Korban Ledakan SMAN 72 di RSI Cempaka Putih
-
Sanggapati Untuk Tingkatkan Kesejahteraan dan Kesehatan Masyarakat
-
Waduk Wotan Jebol, Lima Desa di Gresik Terendam Banjir
-
Diduga Kepsek SMPN 1 Punggur Kangkangi UU No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik

