REAKSIMEDIA.COM | Malang kota, Jawa Timur – Maraknya penggunaan sepeda listrik di Kota Malang selain menambah volume kendaraan, dari segi keamananpun masih belum layak digunakan di Jalan Raya.
Hal itu mengingat manfaat dan penggunaan motor listrik hanya boleh dioperasikan pada lajur atau kawasan tertentu.
Sepeda listrik yang dimaksud adalah sepeda bertenaga listrik yang berdaya tempuh jarak hanya 25 km saja dan speknya tidak memenuhi syarat untuk digunakan di Jalan Raya.
Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Akhmad Fani Rakhim mengatakan meski pengguna sepeda listrik pakai helm, tetap saja tidak diperbolehkan dijalan raya.
“Sepeda listrik dirancang untuk rute pendek, selain kecepatannya maksimum 25 kilometer per jam, memang memiliki lampu utama, lampu belakang dan reflektor, tapi sepeda listrik beda dengan motor listrik,”ujar Kompol Fani, Selasa (24/10/2023).
Kompol Fani menyebut berbedaan tersebut dijelaskan di Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) RI Nomor PM 45 Tahun 2020 tentang kendaraan tertentu dengan menggunakan penggerak Motor Listrik.
Peraturan dipertegas lagi pada Pasal 5 ayat (1) Permenhub disebutkan, sepeda listrik dioperasikan pada lajur khusus dan atau kawasan tertentu.
Pada ayat (3) disebutkan bahwa kawasan tertentu yang dimaksud adalah permukiman, jalan yang ditetapkan untuk hari bebas kendaraan, kawasan wisata, area sekitar sarana angkutan umum massal sebagai bagian dari kendaraan tertentu dengan menggunakan penggerak motor listrik yang terintegrasi, area kawasan perkantoran, dan area di luar jalan.

Kompol Fani menambahkan antara sepeda motor listrik dan sepeda listrik memiliki perbedaan, selain dari bodi atau bentuk, sepeda listrik tidak dilengkapi nomor polisi, sedangkan sepeda motor listrik wajib dilengkapi dengan surat-surat hingga nomor Polisi.
“Jika dipaksakan berkendara di jalan raya, bisa mengakibatkan risiko tinggi, dan membahayakan bagi pengguna maupun pengguna kendaraan lain di jalan raya,”terang Kompol Fani.
Pihaknya juga terus menggencarkan edukasi kepada Masyarakat tentang aturan penggunaan sepeda listrik agar tidak sampai terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Sementara tindakan tilang masih belum diberlakukan saat ini hanya sebatas teguran dan edukasi,”pungkasnya.
Laporan : Brenson
Sumber : Humas Polresta Malang Kota
Tags: malang
-
KN. Belut Laut – 406 Bakamla RI Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Natuna
-
Mahfud MD Imbau Aparat Respon Laporan Pungli dengan Baik, Jangan Ditindak
-
Bersama PMI Rohul, Lapas Pasir Pengaraian Adakan Bakti Sosial Donor Darah
-
Akan Digelar Besok, Kapolsek Tombolopao Hadiri Rapat Persiapan Vaksinasi Serentak
-
Hari Ini, Sasaran 5 Pembangunan Rumah Tipe 36 TMMD 124 Kodim 1710/Mimika Sudah Tahap Pemasangan Instalasi Listrik
-
Haji Uma Usulkan Zonasi Bidang Usaha Dalam Rapat Kerja Menteri Koperasi dan UKM dengan Komite IV DPD RI
-
Ini Pesan KASAL pada Generasi Penerus Calon Pemimpin TNI AL di Masa Depan
-
Dampingi Presiden Buka IIMS 2023 Bersama Menko Perekonomian, Bamsoet Dorong Pertumbuhan Industri Kendaraan Listrik Indonesia
-
GIGI, RADJA Dan VINA Tutup Remember November, Dengan Gemilang
-
Arahan Oleh Kasi Humas Kepada Para Operator Media Sosial Polsek Jajaran Polres Gowa.


