REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Presiden Joko Widodo memerintahkan kementerian atau lembaga untuk tidak membuat aplikasi digital baru secara masing-masing.
Pasalnya, sudah ada sistem yang terintegrasi dan memiliki interoperabilitas dalam arsitektur sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).
“Sistem pemerintahan berbasis elektronik ini bukan membangun aplikasi baru. Bapak Presiden memberikan arahan tidak boleh lagi membangun aplikasi-aplikasi baru,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, Senin (12/6/2023).
Azwar mengatakan, sudah ada 27 ribu aplikasi yang terdaftar. Ini dikhawatirkan akan menyulitkan masyarakat jika harus membuat akun secara satu per satu di aplikasi.
“Dengan SPBE ini diinteroperabilitaskan. Interoperabilitas SPBE inilah sebelumnya Bapak Presiden telah menandatangani Perpres,” tambah Azwar.
Azwar menjelaskan, Presiden Jokowi telah menandatangani arsitektur SPBE nasional. Nantinya, sistem tersebut akan terus disesuaikan dengan mengadopsi konsep digital public infrastructure (DPI).
“Ini adalah konsep yang sekarang menjadi tren dan pegangan beberapa negara. Yang isinya adalah di situ terkait dengan payment, digitalID, dan data exchange,” jelas Azwar.
Selain itu, Presiden Jokowi juga telah memberi tugas masing-masing kementerian koordinator untuk mengakomodasi audit hingga klasifikasi ratusan aplikasi tumpang tindih. Ini bertujuan agar seluruh aplikasi dapat terintegrasi dalam layanan digital pemerintah secara terpadu.
Laporan : Sandio
Tags: jakarta
-
Sambut Hari Bhayangkara ke 77, Polsek Lubuk Pinang Gelar Bakti Sosial
-
Sat Lantas Polres Kendal Tak Bosan Berikan Edukasi Lantas dan Prokes kepada Masyarakat
-
Kunker ke Wakatobi, Menhub Cek Tiga Pelabuhan Penyeberangan dan Satu Kapal yang Akan Diresmikan Presiden
-
Sat Narkoba Polres Bulukumba Berhasil Amankan Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika
-
16 Pelaku UMKM Desa Polosiri Mendapatkan Program Bertajuk Energy of Change
-
Jumat Berkah, Kapolres Gowa Bagikan Sembako ke Warga Prasejahtera
-
Wujud Perhatian Terhadap Warga Binaan, Babinsa Koramil 1710-04/Tembagapura Data Warga Penderita Katarak dan Bibir Sumbing Yang Akan di Operasi
-
Pileg 2024, Suhud Jaya Kusuma Optimis Kantongi 5200 Suara di Dapil Satu Kota Sukabumi
-
Lakukan Dialogis Kepada Warga Masyarakat Binaan Wilayah Nanggung Terus Ditingkatkan Dalam Menjaga Kamtibmas
-
Mendes Yandri Pastikan Tindak Tegas Kades yang Selewengkan Dana Desa

