Qylo, Ojol Baru yang Ramah Lingkungan Berbasis Listrik Tanpa Emisi

IMG 20230215 WA0266

REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Keberadaan ojol (ojek online) dalam kehidupan yang serba praktis ini memang sangat diperlukan, baik untuk transportasi, pengangkutan barang, pemesanan makanan, dan lain-lain.
PT V STORK siap melaunching ojol baru bernama Qylo.

Sebuah ojol baru yang ramah lingkungan berbasis listrik tanpa Emisi, Qylo berbeda dengan ojol lainnya karena perusahaannya menyiapkan motor listrik untuk pengemudi sehingga pengemudi bisa langsung kerja.

“Pertama kita mau mengubah ekosistem yang sedang ada sekarang untuk menjadi lebih baik, “ kata Hendrawan, Managing Director V STORK Ltd, menuturkan awal tujuan mendirikan Qylo, kepada wartawan, Selasa (14/2/2023).

Lebih lanjut, Hendrawan menerangkan, bahwa paling utama, di sisi lingkungan, apa yang kita bisa lakukan untuk mengubah lingkungan yang lebih baik dengan kendaraan yang ramah lingkungan yang berbasis listrik tanpa emisi.

“Kedua, bisnisnya ini sebenarnya mix antara ride sharing ojol yang sudah ada dengan taksi yang biru. Polanya Manage service, jadi kita yang kelola kendaraan, perawatan, perbaikan dan keberlangsungannya, “ terangnya.

IMG 20230215 WA0270

Menurut Hendrawan, karena perkembangan teknologi di kendaraan listrik itu mirip dengan perkembangan teknologi di elektronik.

“Cepat dan lebih murah di sisi teknologi
Yang kita lakukan pertama itu mengubah pola ride sharing yang tadinya kepemilikan kendaraan dimiliki oleh rider atau driver, di kita kendaraan dimiliki perusahaan karena kita menjamin dari sisi kualitas kendaraan, kendaraan tetap fit, prima dan sesuai regulasi, “ ungkapnya mantap.

Kaitan sesuai regulasi, kata Hendrawan, pihaknya mau membuat suatu ekosistim yang mengutamakan safety dan pelayanan.

“Itu yang sekarang jarang kita dapati dengan Ojol yang ada sekarang. Safety Qylo di sisi rider-nya sendiri, yaitu tidak harus keliling untuk cari order dengan megang hp sambil membawa motor, “ ujarnya.

Hendrawan menyampaikan kesiapkan tempat-tempat spot yang pihaknya sewa untuk mereka mangkal.

“Satu spot antara 5 sampai 10 kendaraan. Tapi kalau mereka nge-base di tiap obyek yang kita kerjasamakan, sekarang kita kerjasama dengan PT Pos Indonesia, jadi mereka bisa menjadi petugas pengantar pos di waktu sela melakukan ride sharing yang lain, pengiriman paket, pengiriman makanan atau pengantaran orang. Atau mereka langsung mengambil pola ride sharing dengan Pos, bedanya kalau mengambil paket pos paling tidak mereka mendapat pendapatan tetap per bulan, “ urainya.

Yang kedua, kata Hendrawan, semua kendaraan akan mengepool yang utama di kantor posnya.

“Di pool tersebut ada mekanik dan petugas administasi yang memastikan kendaraan kondisi prima untuk hari berikutnya, “ tegasnya.

Hendrawan menyampaikan keuntungan bagi driver Qylo,

“Kalau kita langsung bandingkan polanya hampir mirip dan identitik dengan Ojol yang ada sekarang, kalau yang sudah ada sekarang yang hasil dibagi mereka harus ada pengeluaran, beli bahan bakar, cicilan kendaraan, perawatan dan pajak tahunan. Karena disini di Qylo kendaraan milik perusahaan, apa yang mereka terima dengan penghasilan yang sama itu utuh penghasilannya, “ simpulnya.

IMG 20230215 WA0267

Dalam Qylo, kata Hendrawan, pihaknya juga menyiapkan infrastruktur untuk penggantian baterainya, tanpa mereka harus menunggu untuk mengecas, karena kita sudah siapakan power bank yang besar.

“Kita membekali rider kita, selain dengan kemampuan berkendaraan, kita juga ada training tentang safety, roaming dan attitude, “ tegasnya.

Hendrawan menyampaikan, pihaknya baru akan soft launching di Yogyakarta, 20 Februari 2023. “Pilihan Yogya karena kalau dari sisi regulasi mereka lebih ramah dengan program ramah lingungan, budaya, kebijakan provinsi, jarang terjadi sesuatu hal yang di Jakarta seperti demonstasi, banjur dan lain-lain. Di Yogya, mungkin satu-satunya perusahaan ride sharing yang kantor pusatnya di daerah. Tahun pertama 5000 unit, “ urainya.

Bagi Hendrawan, Qylo adalah satu-satunya kendaraan yang ramah lingkungan

“Aplikasinya, harganya berperan aktif secara langsung untuk memperbaiki lingkungan yang sudah ada karena setiap melakukan transaksi dengan Qylo akan terlihat berapa kilogram CO2 yang saving, “ tegasnya.

Hendrawan berharap dengan adanya Qylo di Indonesia bisa merubah gaya hidup kita, yang kita harapkan hidup di masa depan yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

Baca juga:  Percepat Layanan PBG di Daerah, Kemendagri Dampingi DKI Jakarta Gunakan SIMBG

“Karena kita meninggalkan lingkungan bukan hanya kita saja, tapi juga untuk anak cucu kita. Harapan kita gaya hidup kita lebih ramah dengan lingkungan, “ tandas Hendrawan.

Sedangkan, Wisnu Soehardjo, B.Sc., S.H., M.H., Komisaris PT V STORK Persada Indonesia, dan Director V STORK Singapore, menyampaikan, bahwa V STORK didirikan tahun lalu di Singapore. “Kenapa Singapore karena kita punya rencana jangka panjang untuk ekspansi, mulai dari negara-negara ASEAN, makanya tadi kita tanda tangan dengan Filifina, nanti berkembang dengan negara-negara lain di ASEAN, “ ungkapnya mantap.

IMG 20230215 WA0268

Konsep V STORK dengan Ojol Qylo, lanjut Wisnu, tapi bedanya Qylo kendaraan listrik 100 persen. “Kita mulai dari awal kendaraan listrik 100 persen, kita sudah menghitung berapa karbon yang kita selamatkan karena kita memakai motor listrik, itu pembeda kita yang utama, “ bebernya.

Selain itu di sisi sosialnya, kata Wisnu, pihaknya memperhatikan lebih banyak lagi kepada pengemudi ojeknya.

“Selama ini kan pengemudi ojek dianggap warga kelas dua, kita mau tingkatkan taraf hidup mereka dengan tidak membebani, kalau ojol lainnya mereka harus membeli motor, tapi kalau kita menyediakan motornya, “ paparnya.

Menurut Wisnu, Qylo rencananya akan soft launching pada tanggal 20 Februari 2023 di Yogyakarta, tepatnya di Hoiel Phoenix Yogyakarta.

“Hotel ini hotel yang sangat bersejarah, mungkin hotel tertua di Yogyakarta, pada saat Jakarta diambil alih, Presiden Soekarno dulu sempat berkantor dan tinggal di Hotel Phoenix, “ ujarnya.

Selain itu, kata Wisnu, pihaknya memilih Yogyakarta, selain karena bersejarah, tempatnya strategis banyak mahasiswa dan pelajar yang merantau dari berbagai daerah seluruh penjuru Indonesiua, kemudian industri pariwisatanya maju pesat, banyak turis.

“Banyak tempat-tempat bersejarah yang mudah-mudahan dengan kehadiran kita bisa terlindungi, selama ini bangunan-bangunan kuno karena polusi sehingga catnya memudar jadi harus dicat ulang, kan mengurangi nilai budayanya dari cagar budaya bangunan bersejarahnya, “ tegasnya.

Wisnu menyampaikan, pihaknya sudah ada kerjasama dengan PT Pos Indonesia. “Semoga kerjasama ini membuat Qylo cepat maju dan berkembang,” harapannya.

Hari ini, kata Wisnu, pihaknya melakukan penandatanganan MoU kerjasama dengan negara kedua, yaitu dengan negara Filipina.

“Penandatanganan dilakukan Hendrawan mewakili V STOCK Ltd dan Mar James U. Ganotsi dari A.M.G Industrial Services Filipina. Kita ojol listrik, di Filipina negaranya agak mirip dengan kita, ada target yang sama untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup untuk pengemudi, juga buat yang menggunakan bisa kontribusi dengan lingkungan, punya kebijakan-kebijakan yang sesuai dengan kita, “ ujarnya.

IMG 20230215 WA0269

Wisnu menyampaikan kantor V STORK ada juga di Singapore, “Karena Singapore financial hardship-nya ASEAN mudah-mudahan dengan kita disana bisa mendapatkan sumber-sumber pendanaan, “ harapannya.

“Mungkin ke depan, V STORK akan melakukan kerjasama dengan Malaysia, Thailand, Laos dan negara-negara ASEAN lainnya, “ .

Menurut Wisnu, Ojolnya memakai nama Qylo. “Kita mau penghematan dari kilometernya, Carbon kalkulasinya kilogram, kalau kita angkut makanan dan paketan kilogram, jadi nama aplikasinya cocoknya Qylo, “ simpul Wisnu.

Wisnu menyampaikan, keunggulan Wylo dibanding dengan Ojol lainnya. “Seperti Ojol lainnya, tapi kita bisa mengkalkulasi. Aplikasi kita berbeda, aplikasi kita di motornya sendiri sehingga kalkulasinya akurat. Kalau aplikasi Ojol lainnya di hp jadinya tukar-tukaran dengan pengemudi lainnya. Kalau kita Qylo lebih fair, “ tegas Wisnu.

Untuk menjadi pengemudi Qylo, kata Wisnu, syarat-syaratnya mudah, hampir sama dengan persyarakat Ojol lainnya. “Kalau ojol lain harus punya motot baru bisa kerja, sedangkan kita Qylo motornya disiapkan jadi bisa langsung kerja, “ tegas Wisnu.

Wisnu menyampaikam aplikasi Qylo asli Indonesia, motornya asli Indonesia, konsepnya yang baru ini asli Indomnesia. “Mudah-mudahan kita bisa berpartisipasi untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia, mudah-mudahan go internasional ke negara luar,” pungkas Wisnu optimis.

Laporan : Ria Satri

Tags: