REAKSIMEDIA.COM | Bali – Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh resmi menutup Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bertajuk “SIAK Terpusat: Layanan Adminduk Digital Dalam Genggaman” di Hotel Grand Hyaat, Bali, Selasa (10/2/2022).
“Yang hadir di sini dan yang virtual kurang lebih semuanya 1000 orang. Ini luar biasa tiga hari penuh kita berada di sini untuk membangun komitmen,” ujar Zudan.
Menurut Zudan, pihaknya akan menindaklanjuti hasil rumusan Rakornas untuk dikerjakan mulai pada 2022. Sebab, diakui Zudan, ada program yang belum berhasil diralisasikan pada 2021 secara tutas. Program SIAK Terpusat adalah program yang wajib dilaksankan dan dituntaskan.
“Itu akan kita kerjakan terus. Tahun ini kita install di 514 semuanya. 8 di 2020, 50 di 2021, sisanya di 2022,” katanya.
Tak sampai di situ, Zudan juga menyampaikan pihaknya akan tetap melakukan jemput bola, mendatangi kolompok masyarakat untuk melakukan perekaman dokumen kependudukan. Upaya ini dilakukan karena Dukcapil ingin penyelenggaran Pileg, Pilpres dan Pilkada pada 2024 berjalan sukses.
“Di 2022 dan 2023 itu full kita jemput bola, persiapan Pileg, Pilpres dan Pilkada 2024. Kemudian peningkatan kualitas pelayanan dan integrasi data. Itu pekerjaaan besar kita diluar pemberian identitas yang terus kita lakukan,” tandas Zudan.
Ditegaskan Zudan, semua program yang sudah dirumuskan dan sudah terkonsep pada Rakornas, termasuk regulasi yang sudah disosialisasikan, tinggal diimplementasikan dan direalisasikan.
“Betapapun bagusnya konsep tanpa implementasi itu nol. Kalau konsep tidak bagus, implementasinya akan tidak bagus, jadi diawali dari konsep, regulasi, implementasi, supervisi sampai evaluasi kita lakukan terus menerus, pendekatannya plan do check. Lakukan itu semuanya,” tegasnya.
“Lakukan plan do check, konsepnya dikuasai, regulasinya dibaca dan dipahami, implementasikan, provinsi semua lakukan supervisi bersama pemerintah pusat kemudiam kita evaluasi dan diperbaiki terus menerus,” katanya lagi.
Zudan kemudian meminta jajarannya tak khawatir jika dikemudian hari ada masalah. Semua masalah yang muncul, lanjut Zudan, akan diselesaikan secara bersama-sama.
“Kita satu barisan, kita satu tubuh, teman-teman jangan pernah merasa sendiri, kita satu bagian yang kuat. Pusat, Provinsi, Kabupaten/kota tegak lurus,” pinta Zudan.
“Jadi jangan merasa masalah di Kabupaten adalah masalah anda sendiri, tidak. Masalah di Kabupaten adalah masalah Provinsi dan juga Pusat. Masalah di Provinsi juga bagian dari kabupaten dan masalah dipusat. Masalah di pusat juga menjadi bagian yang kita akan selesaikan bersama sama lewat Provinsi, Kabupaten dan Kota. Karena kita adalah satu kesatuan,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Zudan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajarannya, baik pusat maupun daerah, yang terus bekerja keras memberikan pelayanan adminduk kepada masyarakat secara cepat, tepat, akurat, berkualitas dan ikhlas,
“Dengan mengucap syukur Alhamdulillah Rakornas Dukcapil dengan tema “SIAK Terpusat: Pelayanan Adminduk Digital Dalam Genggaman” secara resmi saya nyatakan ditutup. Terima kasih, mohon maaf lahir batin atas kekurangan, semoga rekan rekan sehat selalu,” tutup Zudan.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: bali
-
Berikan Efek Jera, Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Sidang Disiplin Perkara Judi Online
-
Polsek Jasingan Lakukan Investigasi Terkait Kebakaran Melanda Pondok Pesantren di Jasinga, Bogor
-
Vaksinasi Dosis III Terus Digenjot
-
Pelaku Wisata Minta Ketua DPD RI Dorong Kolaborasi Stakeholder di Jatim
-
Segera Booster Vaksinasi COVID-19 untuk Kurangi Risiko Kematian
-
Menteri Basuki Tegaskan Komitmen untuk Keberlanjutan Pembangunan Infrastruktur di Papua dan Papua Barat pada Tahun 2022
-
Masyarakat Diimbau Tidak Ragu Untuk Testing Jika Mengalami Kontak Erat
-
Dari Jawa Timur, Wapres Bertolak ke Nusa Tenggara Barat
-
Kepala KSP Moeldoko Kecam Keras Pembakaran Rumah Wartawan Di Binjai Sumatera Utara
-
Gelar Patroli Malam, Polres Bogor Amankan 4 Orang Remaja Yang Hendak Gelar Aksi Tawuran Antar Gengster



