REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Penyanyi senior Rona Keller memastikan tetap tampil menghibur para prajurit TNI dalam sebuah acara di Bandung pada 21 Juli 2026, meski harus berjuang dengan kondisi kesehatan yang tidak ringan. Semangatnya untuk menghibur para tentara tak surut, bahkan ia terus mematangkan persiapan demi memberikan penampilan terbaik.
Rona mengungkapkan, latihan yang dijalaninya saat ini difokuskan untuk menyempurnakan penampilan sekaligus mempersiapkan pembawaan single terbarunya berjudul “Aku Mencintaimu”. Meski sempat terkendala karena salah satu personel musik berhalangan hadir, proses latihan tetap berjalan.
“Latihan ini untuk persiapan tampil tanggal 21 di Bandung. Kami akan menghibur para tentara di sana. Rencananya saya membawakan lagu Aku Mencintaimu, tetapi karena pemusiknya berhalangan, akhirnya latihan menggunakan lagu yang lain dulu,” ujar Rona kepada wartawan, Rabu (15/7).
Berjuang dengan Satu Paru-Paru, Rona Tetap Tampil Maksimal
Di balik semangatnya tampil di atas panggung, Rona menyimpan perjuangan besar. Ia mengaku hanya memiliki satu paru-paru yang berfungsi, sehingga harus menjaga kondisi tubuh secara disiplin menjelang setiap penampilan.
Penyanyi yang kini lebih banyak menetap di Bali itu menghindari minuman dingin, makanan pedas, dan makanan berminyak. Selain itu, ia rutin menggunakan obat pernapasan sebelum naik ke atas panggung agar kondisi tubuhnya tetap stabil.
“Saya tidak boleh minum es, tidak boleh makan pedas dan berminyak. Sebelum menyanyi saya selalu menggunakan obat pernapasan tiga kali agar kondisi tetap stabil,” ungkapnya.
Untuk penampilannya nanti, Rona memilih mengenakan busana miliknya sendiri. Namun apabila panitia menginginkan konsep bernuansa militer, ia siap menyesuaikan.
“Kalau memang diminta memakai pakaian army, tentu saya akan mengikuti karena acara ini untuk menghibur para tentara,” katanya.
Pernah Tampil di Swiss, Jerman hingga Italia
Karier internasional Rona Keller ternyata bukan hal baru. Sekitar 25 tahun silam, ia pernah tampil di berbagai negara Eropa seperti Swiss, Jerman, Belanda, dan Italia sebagai bintang tamu dalam sejumlah pertunjukan musik.
Saat itu, ia membawakan lagu-lagu Barat di hadapan penonton yang membeli tiket khusus untuk menyaksikan penampilannya.
“Waktu itu saya diundang tampil sebagai bintang tamu. Penonton membeli tiket untuk menyaksikan pertunjukan dan saya membawakan lagu-lagu Barat,” kenangnya.

Kini, meski berdomisili di Bali, Rona tetap aktif bolak-balik ke Jakarta untuk menjalani proses rekaman, syuting, serta promosi karya-karya terbarunya.
Kisah Unik di Balik Lagu “Aku Mencintaimu”
Single “Aku Mencintaimu”, ciptaan Hety Soendjaya, memiliki cerita menarik di balik proses pembuatannya. Dari delapan lagu yang ditawarkan sang pencipta, Rona langsung menjatuhkan pilihan pada lagu tersebut karena merasa memiliki kedekatan emosional.
“Saya pilih lagu Aku Mencintaimu karena langsung merasa cocok,” tuturnya.
Proses rekaman juga tidak mudah. Saat berada di Thailand, Rona mempelajari lagu tersebut selama dua pekan sebelum terbang ke Jakarta untuk melakukan rekaman.
Menjelang proses rekaman, muncul ide untuk memasukkan lirik berbahasa Jerman. Awalnya hanya pada bagian penutup lagu, namun kemudian diperluas ke beberapa bagian lain.
“Awalnya hanya bagian akhir saja. Lalu tiba-tiba diminta beberapa bagian lain memakai bahasa Jerman. Saya sempat kaget karena menerjemahkan lirik lagu itu tidak semudah menerjemahkan percakapan biasa,” ungkapnya.
Lagu “Aku Mencintaimu” Mulai Diterima Hingga Pendengar di Eropa
Meski baru sekitar satu bulan dirilis, lagu “Aku Mencintaimu” mulai mendapat sambutan positif dari para pendengar. Rona mengaku banyak menerima video dari pengguna media sosial yang menggunakan lagunya sebagai musik latar.

Tak hanya di Indonesia, apresiasi juga datang dari pendengar di Jerman yang memuji pelafalan bahasa Jerman dalam lagu tersebut. Bahkan, mereka berharap Rona suatu hari merilis versi penuh dalam bahasa Jerman.
“Banyak yang bertanya kenapa bahasa Jermannya hanya sedikit. Mereka berharap suatu saat nanti saya membuat versi penuh dalam bahasa Jerman,” katanya.
Meski mendapat banyak permintaan, Rona memilih tidak terburu-buru membuat versi baru. Ia ingin melihat perkembangan lagu yang ada terlebih dahulu.
“Puji Tuhan, sudah banyak yang memakai lagu saya di media sosial. Itu menjadi kepuasan tersendiri,” ujarnya.
Melalui lagu tersebut, Rona berharap pesan tentang cinta, kasih sayang, dan nilai-nilai kehidupan dapat diterima masyarakat luas, bahkan menjangkau pendengar mancanegara.
Tags: jakarta
-
Siswa SMAN 2 Plus Sipirok dan SMK Martabe Sipirok Puji Sosok Kepemimpinan Bupati Dolly
-
Klinik Pratama St. Carolus Dijadikan Sebagai Tempat Isolasi Covid-19
-
Moeldoko – Gibran di Nilai Pasangan yang Serasi Menurut Asosiasi Pekerja Televisi
-
Menhan Prabowo Hadiri The 10th World Water Forum Yang Dibuka Resmi Presiden Jokowi di Bali
-
Dandim 0428/MM Berikan JamDan Pelepasan Cuti & Serahkan Bingkisan Lebaran Kepada Prajurit
-
Bupati Dolly Pasaribu Apresiasi BKMT Tapanuli Selatan Yang Telah Beri Semangat Ke Daerah Lain
-
Kemendes Raih WTP Ke-10 Kali Dari BPK
-
Kolaborasi, konektivitas, serta Keseimbangan Produsen, konsumen, kesejahteraan Petani, kunci pembangunan pangan
-
Dukung Pengembangan Pondok Pesantren, Menteri Basuki Resmikan Rusun Yayasan Bhakti Bapak Emak di Jombang
-
Publikasi Kinerja Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor 2023

