REAKSIMEDIA.COM | Medan – Terdapat Satu orang pasien anak yang menderita katarak kongenital ikut melaksanakan operasi katarak mata kiri dan kanan kegiatan dalam kegiatan Bakti Sosial TNI AD berupa Operasi Katarak di Rumah Sakit Putri Hijau, Kodam I/BB bekerjasama dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Pusat – INTI Sumut dan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Sumut yang digelar pada tanggal 13-14 Agustus 2022 yang lalu.
Hal ini disampaikan Karumkit Tk I Putri Hijau Medan Kolonel Ckm (K) dr. Suvi, saat usai pelaksanaan Bakti Sosial (Baksos) Kodam I/BB di Aula Rumah Sakit Putri Hijau Medan, Senin (15/8/22).
“Pasien tersebut bernama Jasmine Aprilia yang berumur 7 tahun putri dari pasangan M Abdi Setia dan Risna Amida yang sejak lahir menderita Katarak Kongenital, dia hanya bisa melihat cahaya saja, setelah dilaksanakan operasi katarak mata kiri dan kanan.
“Dan saat ini pasien sudah bisa melihat jarak 1 meter, dan selanjutnya diharapkan bisa bertambah jarak nya secara bertahap” ucap Karumkit.
Ditempat yang berbeda Kepala Penerangan Kodam I/BB (Kapendam) Letnan Kolonel Inf Rico J Siagian S.Sos. membenarkan hal tersebut, “semoga dengan ada kegiatan Baksos operasi katarak tersebut dapat membantu saudara-saudara kita yg menderita Katarak”, pungkas Kapendam.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar.
Sumber : Pendam I/BB.
Tags: medan
-
Tinjau Proyek Normalisasi Kali Ciliwung, Presiden: Segera Kita Lanjutkan Kembali
-
Kemnaker Transformasi Balai K3 Jadi Garda Terdepan Pencegahan Kecelakaan Kerja
-
Polsek Tenjo Kabupaten Bogor Tindak Pidana Curanmor
-
Tim Peneliti Kompolnas Kunjungi Polres Gowa
-
Bupati Tapanuli Selatan Ajak Jamaah Pengajian BKMT Untuk Laksanakan Kurban
-
Komitmen terhadap Energi Terbarukan, Erick Thohir Gunakan Tenaga Surya di Tol Bali Mandara
-
Polres Banjarnegara Gandeng DPD LDII Banjarnegara Sosialisasi Antisipasi Intoleransi dan Radikalisme
-
Viral Pengeroyokan Di Taman Sritanjung, Polresta Banyuwangi Amankan 8 Pelaku
-
Plt. Walikota Tanjungbalai,Terima Audiensi DPC GAMKI Tanjungbalai
-
Gus Halim: Desa Cerdas Jadi Mesin Utama Percepatan Pembangunan Desa



