REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Penggunaan sepeda listrik di Kabupaten Mukomuko kian marak. Selain karena bebas polusi, mudah dikendarai, tidak perlu dikayuh, dari segi harga pun juga terjangkau.
Penggunaan Sepeda listrik saat ini tidak hanya didominasi anak pelajar, namun orang tua juga ikut menggunakan sepeda listrik.
Melihat fenomena maraknya penggunaan sepeda listrik tersebut, Kapolres Mukomuko AKBP Yana Supriatna,S.I.K,M.Si melalui Kasat Lantas Polres Mukomuko AKP Rully Zuldh Fermana,S.I.K,M.Si mengimbau kepada masyarakat yang menggunakan sepeda listrik untuk tidak digunakan di jalan raya.
“Sepeda listrik dilarang digunakan di jalan raya. Karena selain membahayakan pengguna dan pengendara yang lain, sepeda listrik berbeda dengan motor listrik,” ujar Kasat Lantas Polres Mukomuko, Rabu (31/1/2024) saat ditemui di kantornya.
Disebutkan, sepeda listrik berbeda dengan sepeda motor listrik. Meski sama-sama memakai tenaga baterai, tetapi ada perbedaaan yang mendasar.
“Pertama, sepeda listrik dirancang hanya digunakan di rute-rute pendek terbatas dan dibatasi kecepatannya maksimum 25 kilometer per jam. Dan Kedua, sepeda listrik hanya dilengkapi lampu utama, lampu belakang dan reflector,” ujar Kasat Lantas.
Menurutnya, masih banyak warga yang belum mengetahui aturan-aturan dalam memakai sepeda listrik, khususnya di jalan raya.
Dijelaskannya oleh Kasat Lantas AKP Rully Zuldh Fermana, S. I. K, M. Si., bahwa Peraturan penggunaan sepeda listrik juga telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) RI No PM 45 Tahun 2020 Tentang Kendaraan Tertentu Dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik.
Di dalam Pasal 5 ayat (1) Permenhub tersebut, disebutkan bahwa sepeda listrik dapat dioperasikan pada lajur khusus dan/atau kawasan tertentu. Dan di Pasal 5 ayat (3) Permenhub itu, juga disebutkan bahwa kawasan tertentu yang dimaksud adalah permukiman, jalan yang ditetapkan untuk hari bebas kendaraan, kawasan wisata, area sekitar sarana angkutan umum massal sebagai bagian dari kendaraan tertentu dengan menggunakan penggerak motor listrik yang terintegrasi, area kawasan perkantoran dan area di luar jalan.
“ Sementara saat ini, masih sebatas imbauan. Jadi, kami lakukan imbauan dan edukasi agar tidak diulangi. Karena unit sepeda listrik tersebut, hanya dapat digunakan di kawasan tertentu seperti kawasan perumahan, komplek, tempat wisata dan lajur sepeda,” terang AKP Rully Zuldh Fermana.
Tidak bisa dipungkiri, penggunaan sepeda listrik saat ini sudah menjadi pilihan untuk mobilitas. Namun demikian diimbau kepada para orang tua untuk bijak dan mengawasi anak-anaknya saat menggunakan sepeda listrik agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami imbau, masyarakat agar bijak dan memahami aturan penggunaan sepeda listrik tersebut, demi keselamatan pengguna itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” Imbau Kasat Lantas Polres Mukomuko AKP Rully Zuldh Fermana, S. I. K, M. Si.
Laporan : Rahmadsyah
Tags: Mukomuko
-
Enam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Bakamla RI Diserahterimakan
-
Percepat Target RPJMN, Kemendagri Perkuat Kelembagaan Pengelolaan SDA
-
Kementerian PUPR Optimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri pada Pembangunan Infrastruktur
-
Panglima TNI Salurkan Bantuan dan Perkuat Pencegahan Karhutla di Sambas
-
Terdampak Banjir, Kanit Lantas Polsek Mrangen Bantu Anak-anak Berangkat Sekolah
-
Danrem Terima Piagam Penghargaan dari Menko Polhukam RI
-
Mewakili Pangkoopsud II, Irkoopsud II Hadiri Kegiatan Buka Puasa Bersama dalam rangka Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Prov. Sulsel
-
Kapolri: Tidak Ada Tindak Kriminal di Stasiun Gambir Selama Mudik Lebaran 2025
-
Kornas PPI: Usulan Bawaslu RI soal Penundaan Pilkada 2024 Berpotensi Melanggar Kode Etik dan UU
-
Akhir Tahun ke Maluku Utara, Kemendagri Monev dan Asistensi Realisasi APBD dan Penanganan Inflasi



