Solidaritas Bhayangkara dan Kepedulian Sejati: Satpolairud Polres Halut Rayakan HUT Ke-75 dengan Doa Bersama dan Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana Nasional

REAKSIMEDIA.COM – Halmahera Utara – Di tengah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Korps Polairud Polri, Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Utara memilih jalur pengabdian yang paling mulia: menggantikan kemeriahan seremoni dengan ketulusan hati. Peringatan yang dilaksanakan secara sederhana di ruang Vickom Polres Halut ini sepenuhnya didedikasikan sebagai wujud duka cita mendalam dan solidaritas nasional terhadap saudara-saudara sebangsa yang tertimpa bencana dahsyat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
​Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah penegasan bahwa jiwa Bhayangkara di Satpolairud Polres Halut memiliki empati yang melampaui batas wilayah tugas. Polairud menegaskan diri sebagai bagian tak terpisahkan dari denyut nadi penderitaan rakyat Indonesia.

​Wakapolres Halmahera Utara, Kompol Saiful Egal, S. AP, M.AP, yang hadir pada kegiatan tersebut, menyampaikan penegasan dan harapan tinggi dari pimpinan. Beliau menekankan bahwa peran Polairud harus menjadi ujung tombak peningkatan integritas Polri.
​“Fungsi Polairud adalah komponen strategis yang melekat pada pengabdian kita kepada negara. Ke depan, kami menuntut adanya peningkatan kinerja yang signifikan agar kehadiran Polairud semakin dirasakan manfaatnya dan secara konsisten mendukung upaya Polri menjaga stabilitas dan kedaulatan bangsa,” tegas Kompol Saiful Egal, memberikan penekanan pada peran nasional.

​Wakapolres juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada personel. “Teruslah menjadi teladan. Kita berdiri tegak, satu visi, untuk melindungi wilayah perairan, udara, dan yang terpenting, menjaga kehormatan serta marwah Polri sebagai institusi pelayan rakyat,” tandasnya.
​Kasat Polairud Polres Halmahera Utara, IPDA Agus Dwi Sunarto, S.H, menambahkan bahwa peringatan HUT tahun ini adalah manifestasi nyata keprihatinan Polri terhadap kondisi yang tengah dihadapi negara. Beliau menegaskan bahwa Satpolairud memandang bencana yang menimpa Aceh dan Sumatera sebagai tragedi bersama yang wajib direspons segera.

”Kami memutuskan untuk mengganti semua bentuk perayaan formal dengan doa bersama dan tindakan nyata solidaritas. Ini adalah pesan tegas bahwa Polri, khususnya Polairud Halut, sangat peduli dan merasakan duka yang dialami saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kami ingin momentum HUT ini menjadi ajang pelayanan kemanusiaan, bukan sekadar seremoni. Prioritas kami saat ini adalah menyalurkan harapan dan bantuan untuk meringankan beban mereka yang kehilangan segalanya,” ujar IPDA Agus Dwi Sunarto, yang menunjukkan kedalaman empati Korps.

Baca juga:  Cegah Terjadi Balapan Liar dan Tawuran di Wilayahnya, Kapolsek Perintahkan Anggotanya Patroli

​Sebagai respons cepat dan konkret, seluruh Anggota Polres Halmahera Utara dengan sigap mengumpulkan sumbangan sukarela yang merupakan refleksi hati nurani setiap anggota. Bantuan kemanusiaan ini dikumpulkan dengan semangat gotong royong Bhayangkara dan akan segera disalurkan kepada korban bencana alam.
​Doa bersama dilaksanakan secara khidmat, dipimpin Ustad Nasrun melalui sholat gaib, Doa dipanjatkan secara khusus memohon perlindungan Ilahi bagi warga terdampak, serta memohon kekuatan dan keselamatan yang ekstra bagi rekan-rekan anggota Polri yang sedang bertugas di lokasi bencana.
​Kasat Polairud menegaskan, perayaan HUT ini adalah ajang refleksi dan aksi nyata bahwa kepedulian adalah inti dari pengabdian Polri terhadap masyarakat dan negara.

“Bhayangkara sejati tidak hanya hadir saat laut bergelora, namun juga saat tangisan rakyat terdengar. Kami adalah pengayom di lautan, dan pelindung kemanusiaan di daratan.”

​Acara kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Wakapolres yang diserahkan kepada Kasatpolairud, sebagai simbol kesinambungan pengabdian Polairud.

Laporan : Edwin Tatipang

Tags: