REAKSIMEDIA.COM | Tanjungbalai, Sumut – Pihak keluarga korban mempertanyakan kelanjutan kasus pembunuhan di wilayah hukum Polres Tanjungbalai Sumut, yang mana sampai hingga kini belum juga terungkap, atas kasus pembunuhan sadis terhadap GO(49) dan GM(46), warga jalan Letjen Soeprapto, Kecamatan Tanjungbalai Utara Kota Tanjungbalai Sumut pada 4 Januari 2015 lalu.
Ricko (28) Keluarga dari korban saat di temui awak media menilai, pengungkapan kasus pembunuhan tersebut dirasa lamban dan belum menunjukkan titik terang prihal kasus tersebut.
“Bayangkan pak, Sudah 6 tahun lamanya, namun pelaku pembunuhan sadis terhadap Ibu dan Tante saya, selama 6 tahun berkeliaran di luar sana, dan sampai saat ini tidak berhasil diungkap oleh pihak Kepolisian Tanjungbalai Sumut, kita mau tahu siapa sebenarnya pelaku dan apa motif dari pembunuhan Ibu dan Tante saya,” katanya.
SB personil polisi yang bertugas saat dikonfirmasi mengenai kasus pembunuhan Kakak beradik di depan Stasiun Kereta Api Tanjungbalai sumut ini, belum dapat berkomentar banyak dan mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam penyelidikan.
“Kasus tersebut masih dalam penyelidikan, namun karena kasusnya sudah lama, personil yang menangani kasusnya sudah pindah tugas, sehingga kita periksa dulu Unit mana yang menangani, nanti kalau sudah tahu, kita hubungi secepatnya,” ungkapnya.
Ricko sangat berharap, pelaku pembunuhan keluarganya segera ditangkap oleh pihak Kepolisian Polres Tanjungbalai Sumut, agar pihak keluarga bisa tenang atas kejadian yang menimpa keluarganya beberapa tahun silam.
“Sudah Tiga kali saya ke Polres Tanjungbalai, namun saya tidak pernah mendapatkan jawaban yang memuaskan, saya sangat berharap pihak Polres Tanjungbalai Sumut, dapat segera menangkap pelakunya,” ujar Ricko.
Ricko juga merasa cemas dan khawatir, karena pelaku pembunuhan merasa dirinya kebal dengan hukum, sehingga dengan bebas berkeliaran di luar sana.
“Yang kita takutkan, karena pelaku merasa kebal hukum dan masalah pembunuhan yang dilakukannya tidak ada tindakan apa-apa, akhirnya bisa saja korban lain berjatuhan, bila si pelaku ini tidak segera ditangkap”, lanjutnya.
Seperti diketahui, GO (49) ditemukan tewas di lantai bawah, tepatnya diantara tumpukan makanan ringan dengan bersimbah darah, sedangkan GI (46) adik GO ditemukan di lantai dua.
Laporan : Hendra & Jimmy
Tags: tanjungbalai
-
Melalui Koramil Jajaran, Kodim 1710/Mimika Terus Berlanjut Bagikan Takjil Gratis Kepada Masyarakat
-
Bupati Pinrang Diskusi Langsung Bersama Masyarakat Membahas Kondisi Infrastruktur Jalan Selama Ini Menjadi Keluhan Utama Warga Palelleng
-
Perihal RPL Desa, Sekjen Kemendes: Kemajuan Desa Bergantung Pada Peningkatan Kapasitas SDM Desa
-
Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia
-
APDESI Kecamatan Air Manjuto Terbentuk, Camat : Jadikan Wadah Yang sangat Bagus Ini Sebagai Sarana Untuk Terlaksananya Roda Pemerintahan Desa Yang Baik
-
Bupati : Dengan Menyamakan Persepsi dan Tujuan, Niscaya UGNP Akan Jauh Lebih Maju Lagi
-
Seorang Pria Tewas Terjatuh di Kamar Mandi di Desa Singajaya Jonggol Kabupaten Bogor
-
TP PKK Pusat Berikan Bantuan Makanan Bergizi ke Posyandu di Palu Timur
-
Tingkatkan Sinergitas dengan Aparat Desa, Babinsa Srengat Gelar Komsos di Wilayah Binaannya
-
Kapolri Minta Jajaran Fokus Cegah Lonjakan Covid-19 saat Nataru dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas


