REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bersama Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria menutup Rapat Kerja (Raker) Kementerian Desa PDT di Operational Room, Selasa (15/7/2025).
Usai mendengarkan paparan dari Lima Desk, Mendes Yandri mengharapkan agar hasil Raker segera di finalisasi karena berkaitan dengan RPJMN 2025-2029.
“Saya harap hasil Raker ini segera di finalisasi agar segera dilaporkan ke Presiden,” kata Mendes Yandri.

Mendes Yandri mengingatkan untuk segera dilaksanakan adalah penyusunan Peraturan Menteri Desa tentang Dana Desa yang bakal jadi jaminan untuk pinjaman Koperasi Desa Merah Putih.
“Saya ingatkan lagi Permendes soal Dana Desa yang bakal jadi Underline Kopdes Merah Putih untuk segera disusun,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.
Mendes Yandi juga mengingatkan regulasi soal pola hubungan antara BUMDesa dengan Kopdes Merah Putih.
“Perlu dibuat Peraturan Menteri tentang Pola Hubungan Koordinasi antara BUMDesa dan Kopdes Merah Putih supaya tidak tumpang tindih,” kata Mendes Yandri.
Peraturan Menteri soal Pola Hubungan ini diharapkan sudah bisa disosialisasikan usai peluncuran Kopdes Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto di Klaten tanggal 21 Juli 2025.
Mendes Yandri menilai, BUMDesa dan Kopdes Merah Putih tidak bakal bersinggungan karena unit usaha keduanya berbeda.
BUMDesa bergerak di usaha yang berkaitan dengam potensi desa, sementara Kopdes miliki unit usaha yang banyak, dari Usaha Simpan Pinjam, Sembako hingga Klinik.

Sementara itu, Wakil Mendes PDT Ariza Patria meminta agar Raker ini menghasilkan program yang bisa menuntaskan tugas yang diberikan negara kepada Kementerian Desa PDT.
Seperti penuntasan desa yang belum teraliri listrik dan yang belum miliki akses internet.
“Kita harus mengajak kolaborasi pihak lain, tidak boleh bergantung pada anggaran yang ada saja,” kata Wamendes Ariza.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan jika dalam lima tahun ke depan, diharapkan tidak boleh ada lagi Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal.
Wamendes Ariza juga menegaskan jika perlu Super Apps yang bakal digitalisasi semua data terkait tentang desa, dari potensi yang dimiliki hingga data lain yang dibutuhkan oleh semua kalangan.
Setelah itu, Mendes Yandri dan Wamendes Ariza menerima hasil pembahasan dari Lima Desk Raker tersebut untuk ditindaklanjuti.
Raker tersebut dihadiri oleh Sekjen Taufik Madjid, Pejabat Tinggi Madya dan Pratama termasuk perwakilan Unit Kerja.
Laporan : Hotma
Sumber : Firman/Humas
Tags: jakarta
-
Kementrans dan 10 PTN Bangun Papua, Wamen Viva Yoga: Perlu Pendekatan Adaptif dan Berbasis Kebutuhan Lokal
-
Selamatkan Bayi Terkunci di Dalam Mobil, Aksi Heroik Prajurit TNI Tuai Pujian Warganet
-
Menyambut Hut RI ke 78 Bhabinkamtibmas Bersinergi Dengan Warga Binaan Memasang Bendera Merah Putih
-
Danlanud Sultan Hasanuddin Terima Kunjungan Aspotdirga Kaskoopsudnas, Bahas Peningkatan Pembinaan Kemampuan Potensi Dirgantara
-
Presiden Jokowi Akan Hadiri GPDRR 2022 di Bali
-
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pinrang Rapat Pleno Terbuka Penetapan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Pinrang Th.2024
-
Muzakkir, Spd. Mpd Sekdis Dikbud Kab. Pinrang Secara Resmi Buka Festival Layang- layang Tradisional
-
Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan Kasad
-
Hadiri Milad BKMT Ke-42, Bupati Tapsel : Para Kader BKMT Untuk Tetap Solid dan Jaga Kekompakan
-
Pekan CSR WIKA 2021: Serahkan Bantuan Gerobak UMKM hingga Alkes Terpadu bagi Penyandang Disabilitas di Jakarta Timur

