REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Wakil Menteri Hukum dan HAM, Eddy O.S. Hiariej, meresmikan peluncuran IP Marketplace dan mengukuhkan Guru Kekayaan Intelektual (RuKI). Kedua program tersebut merupakan program unggulan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
“Dalam rangka mempromosikan karya ataupun produk kekayaan intelektual agar berhasil dalam tahapan komersialisasi, IP Marketplace sebagai salah satu platform untuk mendukung pembiayaan berbasis kekayaan intelektual yang sesuai dengan amanat regulasi yang ada,” ujar Eddy dalam acara Rapat Kerja Teknis Penguatan Kinerja DJKI Tahun 2022 di Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa, (2/8/2022).
Menurut Eddy, Platform IP Marketplace ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada pemilik kekayaan intelektual untuk mempromosikan karya intelektualnya kepada para calon investor.
Kemudian, Ia menjelaskan pengukuhan RuKI merupakan upaya yang dilakukan Kemenkumham melalui DJKI untuk melakukan sosialisasi kekayaan intelektual yang lebih masif melalui program DJKI Mengajar.
Eddy mengatakan para Guru KI berasal dari seluruh pegawai Kemenkumham di Indonesia yang telah mengikuti tahapan seleksi.
“Dengan kegiatan DJKI Mengajar yang akan berlangsung secara serentak di 33 provinsi dalam waktu dekat ini, maka kedepannya DJKI dapat menyiapkan kegiatan yang menarik untuk siswa-siswi kita dari SD, SMP maupun SMA agar mereka mengenal KI sejak dini,” katanya.
Berlangsung secara hybrid, pada Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh diikuti secara virtual oleh Kepala Kantor Wilayah Meurah Budiman, Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM Sasmita, dan seluruh RuKI yang akan dikukuhkan.
Pada kesempatan yang sama RuKI pada Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh dilantik secara bersamaan dan diharapkan dapat melakukan sosialisasi kekayaan intelektual kepada pelajar di Aceh.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Razilu menyampaikan bahwa Rapat Kerja Teknis Penguatan Kinerja Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Tahun 2022 dengan Tema “Kreatif & Inovatif, DJKI Berperan Aktif dalam Pemulihan Ekonomi Nasional” akan berlangsung sejak 2 Agustus hingga 5 Agustus 2022.
“Diharapkan melalui Rakernis yang berlangsung masih berdekatan dengan berakhirnya periode paruh pertama tahun 2022 ini dapat memacu kinerja DJKI dalam menuntaskan dan mensukseskan percepatan penyelesaian agenda-agenda Program Unggulan DJKI 2022 agar selaras dengan hasil yang diharapkan,” ungkap Razilu.
Sebagaimana diketahui, selama paruh pertama 2022, DJKI telah berhasil menggelar program Yasonna Mendengar dan Roving Seminar KI di 2 kota, Mobile IP Clinic di 25 provinsi, sertifikasi 27 pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Kegiatan-kegiatan tersebut telah secara langsung menyentuh masyarakat dan membawa dampak positif pada peningkatan pendaftaran/pencatatan KI.
Terkait keberhasilan beberapa capaian kinerja DJKI tahun 2022, Wamenkumham sendiri memberikan apresiasi kepada jajaran DJKI atas kesedian dan semangat memberikan kinerja terbaik sehingga berhasil mencapai target kinerja yang telah ditentukan. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: jakarta
-
Dirjen Bina Keuda Sampaikan Strategi Penguatan Kemandirian Fiskal Daerah
-
Program Penanggulangan Radikalisme Dan Intoleransi Disosialisasikan Kepada Seluruh Pelajar
-
Sejalan Dengan Komisi 2 DPR, Kemendagri Proses PNBP Untuk Dukcapil
-
RI sebagai Ketua ASEAN Terus Jembatani Perbedaan di Myanmar
-
Berkas Perkara Pelaku Pembacokan Anggota TNI di Lamongan Dinyatakan P21
-
Bupati Kendal Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2022
-
Vaksinasi Moderna Dalam Rangka Hari Jadi Karang Taruna Ke-61, Diapresiasi Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan
-
Gass Poll Sosialisasi Kecamatan Lanrisan Paslon Nomor Urut 2 ” BERIMAN”, Ratusan Warga Hadir
-
Polisi di Gowa Gelar Vaksinasi Massal, Ini Jadwal Kegiatannya
-
Peduli Kebersihan Lingkungan Kantor, Wakapolres Gowa Pimpin Personil Laksanakan Kerja Bakti

