REAKSIMEDIA.COM | Tapanuli Selatan – Sebanyak 47 calon pekerja migran Indonesia dinyatakan layak menjadi pekerja migran Korea Selatan. Dari 47 calon pekerja migran Indonesia diantaranya 12 asal Kabupaten Tapanuli Selatan yang dinyatakan lolos mengikuti ujian yang diberikan oleh Pemerintah Negara Korea Selatan.
Sementara Karim Gultom salah satu calon pekerja migran sangat bersyukur atas pencapaiannya. “Alhamdulillah yang kami impikan selama ini dan hampir 8 bulan pelatihan tidak sia-sia,” ujarnya.
Karim menambahkan pada Selasa (11/6/2024) mereka mengikuti sebanyak 8 persyaratan, diantaranya medical, uji kompetensi, keterampilan dan terakhir test ujian bahasa Korea.
Sedangkan Bupati Tapsel Dolly Pasaribu begitu mendengar pengumuman hasil kelulusan yang di umumkan BP2MI mengatakan, masyarakat Tapsel nantinya menjadi pahlawan devisa negara yang bekerja ke Korea Selatan program G to G BP2MI akan dihibahkannya.
“Kami akan sumbang warga kami untuk menjadi pahlawan devisa negara,” pungkasnya.
Ujian kelulusan yang diselenggarakan oleh BP2MI diadakan di Jakarta pada Sabtu (9/12/2023) dengan ditandai tangis haru bahagia dari seluruh peserta.
Laporan : Rosliani
Tags: tapanuli selatan
-
Taklimat Presiden RI pada Rapim TNI–Polri 2026, Perkuat Sinergi TNI–Polri Jaga Stabilitas Nasional
-
Aksi Simpatik, Polwan Polres Demak Bagikan Air Mineral kepada Demonstran
-
Danrem 071/Wijayakusuma Pimpin Sidang Pankar Jabatan Perwira
-
Percantik Venue PON XX Papua, Kementerian PUPR Selesaikan Penataan Kawasan Olahraga Kampung Harapan dan Doyo Baru
-
Mendagri Tekankan Pentingnya Peran Buruh bagi Bangsa
-
Hujan Turun Terus Menerus, Bibir Sungai Manjunto di Desa Resno Perlahan Tergerus
-
Jamin Keamanan Nataru dan Cegah Penyebaran Covid-19, Polres Aceh Timur Gelar Operasi Lilin 2021
-
Sambut HUT RI Ke 76 Kaum Muda Kutabuluh Gelar Gotong Royong
-
Wujudkan Ketahanan Pangan, Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Sejumlah Infrastruktur di Food Estate Humbang Hasundutan
-
Anggota Satgas Menerima Kunjungan Satgas Pengganti dari Yon Armed 19/105 TRK DAM/MDK di Pos Kotis Perbatasan





