REAKSIMEDIA.COM | Batanghari – Diduga Galian C (Aquari) Yang berlokasi di Desa Pulau Betung Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi, tidak mengantongi izin dari Dinas terkait.
Pemilik pekerjaan galian C tersebut diduga milik salah satu warga Desa Lopak Aur Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari berinisial (NS)
Dilansir dari berbagai sumber, berdasarkan Pasal 158 UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara disebutkan, setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa Izin Usaha Pertambangan (IUP), Izin Pertambangan Rakyat (IPR) atau Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 Milyar.
Selain izin IUP dan IPR, pengelola juga harus memiliki izin khusus penjualan dan pengangkutan sesuai Pasal 161 UU No 4 Tahun 2009.
Terkait hal ini, Kamis (24/06/21) wartawan mengkonfirmasi ke warga yang tidak mau namanya dipublikasikan, warga tersebut menjelaskan bahwa aktivitas pengerukan atau galian C Desa Pulau Betung tersebut banyak pihak yang dirugikan, akibat dibuka Galian C tersebut diantaranya akses jalan ke kebun masyarakat hancur, padahal itu akses menuju jalan perkebunan masyarakat,” ujarnya,
Ditanya Soal ketidaktahuan dengan dibukanya Galian C tersebut, menurutnya kalau masyarakat Desa Pulau Betung sama sekali tidak mengetahuinya, dan kalaupun masyarakat umum ditanya kemana hasil atau Fie atas dibukanya Galian C tersebut, rata-rata masyarakat Desa Pulau Betung tidak mengetahuinya
Saat pemilik Galian C tersebut di konfirmasi melalui pesan WhatsApp, mencoba menghindar dengan mengatakan bahwa untuk informasi silakan menghubungi pemilik nya dengan mencantumkan nomor hp dipesan WhatsApp tersebut,
Ditempat terpisah, wartawan Reaksimedia.com pun mencoba melakukan konfirmasi langsung terhadap PJ. Kepala Desa Pulau Betung Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari melalui via telpon, dan jawabannya tidak mengetahui ada aktivitas penggalian tanah Urug galian C, dan saat ditanya masalah ijin beliau juga mengatakan bahwa tidak ada yang meminta ijin ke pihak Desa.
Tidak sampai disitu, wartawan Reaksimedia.com juga mencoba melakukan konfirmasi kepada Camat Pemayung M. Amin SE melalui pesanĀ WhatsApp, dan akhirnya tidak beberapa lama mendapat balasan dari Camat yang mengatakansangat berterimakasih atas informasinya tentang galian C yg disinyalir tidak berizin di desa Pulau Betung. namun karena informasi ini baru yang diterima, maka nanti akan di konfirmasi dulu langsung ke Kepala Desa Pulau Betung,” tulisnya singkat menjawab pertanyaan Wartawan,
Demi keakuratan berita yang berimbang tim juga mengkonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Pemayung Ipda Sugeng Ariyanto melalui pesan WhatsApp, beliau juga mengatakan bahwa tidak ada pihak pengusaha maupun dari pihak warga yang melapor ke Polsek Pemayung imbuhnya,
Laporan : Arifin
Tags: batang hari jambi
-
Sinergitas TNI – Polri Menciptakan Keamanan Serta Sekaligus Pencegahan Dari Adanya Kejahatan Tindak Kirminalitas Di Wilayah Binaan
-
Kapolres Bogor Turun Langsung Bersama Anggota Urai Kemacetan Arus Lalu Lintas URAI Di Gadog Puncak Kab. Bogor
-
Tingkatkan Gotong Royong Bersama, Babinsa Pos Selopuro Ajak Warga Masyarakat Bersihkan Lingkungan
-
Prajurit Yonif Raider 100/PS Bersama Prajurit US Army (Tim MTT SFAB) Gelar Culture Day
-
Apresiasi Musrenbang RKPD 2027, Wanju Tekankan Penguatan UMKM dan Penanganan Pengangguran
-
Subnit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat Gelar Rekontruksi Kasus Pembunuhan Futsal Berdarah
-
Sukses Mempertahankan Piala Adipura Ke -12 : Selamat Dan Sukses Pemerintah Kabupaten Pinrang
-
Polres Bangkalan Amankan Terduga Pelaku Curanmor Dari Amuk Massa Di Pasar Lomaer
-
Pemko Sidempuan Tanda Tangani Nota Kesepahaman Dengan PT. Srihardana Mitra Niaga
-
5 Orang Anak jadi Pelaku dalam Pengerusakan dan Bawa Senjata Tajam

