REAKSUMEDIA.COM | Sula – Masyarakat keluhkan kelangkaan BBM yang terjadi dibeberapa kecamatan di kabupaten kepulauan sula, Minggu (21/08/2022).
Pasalnya sudah hampir 2 bulan ini kapal pengangkut BBM berjenis bensin dan solar tak kunjung datang entah apa penyebabnya.
Dari hasil pantauan pewarta saat ini di beberapa desa di Kecamatan Mangoli Utara pengecer menjualnya dengan harga menembus Rp. 20,000/liternya,
hal ini sudah berlangsung dalam beberapa hari ini.
Kelangkaan BBM berjenis bensin sangatlah berdampak pada hampir semua sektor apalagi pada nelayan dan pengguna kendaraan yang menggunakan bahan bakar tersebut
saat ini para nelayan enggan melaut dikarenakan tidak ada bahan bakar, hal ini sehingga harga ikan menjadi mahal.
Dampak tersebut pun di keluhkan para pengguna jasa kendaraan bermotor roda dua dan roda empat sehingga banyak yang memilih untuk beristirahat.
Laporan : Samsul Rizal
Tags: Kepulauan sula
-
Dukung Pengembangan Wisata di Temanggung, Menteri Basuki Resmikan 4 Infrastruktur Kerakyatan
-
Kementerian Transmigrasi Dorong Produktivitas Durian Parigi Moutong untuk Ciptakan Ekosistem Ekonomi Baru
-
Pasukan Khusus Gabungan TNI dan Singapura Sukses Bebaskan Pembajakan Kapal Casiopeia
-
Sebut Transmigran Sebagai Patriot, AHY Ajak Putra-Putri Bangsa Untuk Berperan Serta
-
Dua Hari Pasca Pembunuhan, Polisi Ringkus Empat Terduga Pelaku di Gowa
-
Jalan Antardesa di Teluk Wondama Harus Ditempuh 4 Hari, Gus Halim: Pekerjaan Rumah Kita Masih Banyak
-
LaNyalla Optimistis Timnas Boyong Piala AFF ke Tanah Air
-
Liga Anak SSL (Singingi Singingi Hilir) U11/U13 Untuk Tingkatan Generasi Sepak Bola Kuantan Singingi
-
Peringati HAKORDIA 2022, Wapres Pesankan KPK Terus Berantas Perilaku Koruptif
-
Kodam I/BB Bangun Komsos Untuk Sinergikan Kekuatan Ruang, Alat serta Ciptakan Kondisi Juang yang Tangguh

