REAKSUMEDIA.COM | Sula – Masyarakat keluhkan kelangkaan BBM yang terjadi dibeberapa kecamatan di kabupaten kepulauan sula, Minggu (21/08/2022).
Pasalnya sudah hampir 2 bulan ini kapal pengangkut BBM berjenis bensin dan solar tak kunjung datang entah apa penyebabnya.
Dari hasil pantauan pewarta saat ini di beberapa desa di Kecamatan Mangoli Utara pengecer menjualnya dengan harga menembus Rp. 20,000/liternya,
hal ini sudah berlangsung dalam beberapa hari ini.
Kelangkaan BBM berjenis bensin sangatlah berdampak pada hampir semua sektor apalagi pada nelayan dan pengguna kendaraan yang menggunakan bahan bakar tersebut
saat ini para nelayan enggan melaut dikarenakan tidak ada bahan bakar, hal ini sehingga harga ikan menjadi mahal.
Dampak tersebut pun di keluhkan para pengguna jasa kendaraan bermotor roda dua dan roda empat sehingga banyak yang memilih untuk beristirahat.
Laporan : Samsul Rizal
Tags: Kepulauan sula
-
Diburu Hingga Jatim, Komplotan Pembobol Brankas Dibekuk Polda Jateng
-
Menparekraf: Indonesia Sukses Capai Target 1,8 Juta Kunjungan Wisman di Awal September
-
Kemendagri Tegaskan ASN Harus Tanamkan Nilai Dasar Ber-AKHLAK
-
Gelar Sosperda Tentang Administrasi Kependudukan, Parlindungan SH MH Minta Warga Peduli Akan Identitas Diri
-
Kukuhkan Kantor Polsubsektor Parigi, ini Harapan Kapolres Gowa
-
Dalam Percepatan Digitalisasi, Diskominfo Kota Sukabumi Harus Terdepan
-
Wujud Sinergitas di Level Satuan Terbawah, Polsek Lubuk Pinang Bersama Babinsa dan Warga Nobar Pagelaran Wayang Kulit
-
RAMPDOOR KMP Ihan Batak Patah, Mobil Avansa Tercebur ke Danau dan Satu Orang Meninggal Dunia
-
TNI-Polri Bersinergi Menjamin Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Siswa/Siswi SMA di Distrik Mulia Puncak Jaya
-
Kapolsek Cepiring Pimpin Apel 3 Pilar

