REAKSIMEDIA.COM | Bandung – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro meminta aparatur pemerintahan menerapkan budaya kerja BerAKHLAK. Menurutnya, selama ini aparatur pemerintahan lebih berfokus pada strategi dan sistem, sehingga kurang memerhatikan karakter dan nilai-nilai. Padahal, nilai dan karakter itulah yang membedakan sumber daya aparatur dengan robot.
“Kalau Anda tidak mempunyai karakter dan nilai-nilai keyakinan untuk menjadi lebih baik, maka Anda seperti robot saja menjalankan kebijakan-kebijakan itu,” kata Suhajar dalam kapasitasnya sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) dalam Bimtek Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Regional III di Hotel el-Royale Bandung, Jawa Barat, Minggu (7/8/2022).
Agar tak hanya fokus pada sistem, Suhajar meminta aparatur pemerintahan memperbaiki budaya kerja dengan menerapkan core values BerAKHLAK.
“Ber- nya itu berorientasi pada pelayanan, ini sudah di-launching oleh Bapak Presiden, sekarang budaya kerja itu semua menjadi satu. Pegawai harus akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif, ujungnya adalah berorientasi pada pelayanan,” terang Suhajar.
BerAKHLAK merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Core Values ini menjadi titik tonggak penguatan budaya kerja, yang tidak hanya dilakukan pada aparatur pemerintahan di tingkat pusat, tetapi juga pada tingkat daerah, sebagaimana pesan Presiden Joko Widodo.
“Jadi Bapak Presiden menekankan, apa pun pekerjaan Anda, apa pun jabatan Anda, tugas kita adalah melayani. Kalau kita bisa menerapkan ini, nanti rakyat itu akan merasa memang pemerintahan itu bermanfaat untuknya. Jadi ujung dari tugas kita ini adalah pelayanan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Suhajar berpesan agar aparatur pemerintah mampu mengajak kepala daerah untuk mewujudkan budaya organisasi yang berorientasi pada pelayanan. Hal itu penting dilakukan agar pelayanan publik semakin efektif, sehingga tercipta daerah yang kian maju dan bergerak menjadi dynamic governance.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: bandung
-
Timsel Gelar Sosialisasi Tes Psikologi Lanjutan untuk Bakal Calon Anggota KPU dan Bawaslu
-
Hadapi Arus balik, Kapolda Sulteng dan Danrem 132 Tadulako Sidak Pos Pelayanan
-
DPP KNPI dan DPD KNPI DKI Jakarta Adakan Nobar Piala Dunia, Demi Pupuk Perbedaan dalam Kesatuan Bangsa
-
Bertolak ke Semarang, Wapres Hadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional ke-39 Tahun 2023
-
Polsek Citeureup dan Insafis Sat Reskrim Polres Bogor Olah TKP Penemuan Kerangka Mayat Diduga Mayat Seorang Laki – Laki Di Dalam Sumur
-
Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) Doni Monardo, S.I.P.
-
Herman Deru Gubernur Sumatera Selatan Dorong Produk UMKM Sumatera Selatan Masuk Pasar Australia
-
Polres Tolikara Gelar Vaksinasi Massal Gelombang II Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-75
-
Kementerian PUPR Selesai Revitalisasi Tiga TPA Sampah Ramah Lingkungan di Jawa Timur
-
Kunker Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R.Djajadi Diterima Langsung Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid Di MS Hotel Pinrang




